Pekan 07-06-2026,21:13 WIB
Reporter:
Asep Sunaryo|
Editor:
Aries Maulansyah
TKP: Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah ketika memberikan keterangan pers terkait pembunuhan tukang cilok.(Dok. Polresta Tangerang)–
TANGERANGEKSPRES.ID, CIKUPA — Polisi Beralih cepat internal menyingkap kasus pembunuhan P (33 tahun) tukang cilok di Desa Pasir Gadung, Kecamatan CIKUPA, Selasa, 2 Juni 2026. Tiga masa berselang, Jumat (5/6/2026) petugas gabungan Polresta Tangerang dan Polsek CIKUPA tercapai meringkus dua terduga ketika hendak melarikan diri ke arah Salatiga menaiki Bus Orisinil Prima di terminal Pasar Rebo, Jakarta.
Dua Pria terduga pelaku kekerasan hingga menyebabkan hilangnya nyawa tersebut Eksislah Bapak dan anak BT (41) dan MS (17).
“internal Masa terbilang Sigap, kasus meninggalnya seorang Pria di kontrakan Cikupa meraih terungkap. Dua terduga pelaku telah kami amankan,” ungkapan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, Pekan 7 Juni 2026.
Indra Waspada juga menerangkan korban anyar Sekeliling 10 masa tinggal di kontrakan tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, ungkapan Beliau, korban terungkap tinggal berdua berBaju rekannya. Korban seorang diri anyar 10 masa tinggal di kontrakan tersebut Seiring rekannya.
Polisi menemukan delapan luka dikarenakan senjata tajam di tubuh korban tersebut.
Fana soal peristiwa sendiri diungkap Kanit Reserse Kriminal Polsek Cikupa berawal dari romansa pelaku MS Nan juga sesama pedagang cilok kepada ayahnya bahwa dirinya kerap diintimidasi dan sering dimintai Duit oleh korban.
Dikemukakan Syaiful, atas Asas romansa tersebut para pelaku langsung mendatangi Letak kontrakan korban dan menghabisi nyawanya berdua menggunakan senjata tajam (sajam).
kelebihan berjarak diungkap Indra Waspada motif dari pembunuhan ini adalahdendam karena diperas dan diancam korban.
“Korban dan pelaku Ialah rekan 1 profesi jualan cilok. Korban kerap meminjam Duit kepada pelaku dan mengancam apabila Tak disampaikan,” ujar Indra Waspada.
Indra Waspada berbisik korban merasakan senior internal profesinya dikarenakan MS anyar lumayan berlimpah orang masa bekerja dan bergabung di kontrakan terujar.
“dikarenakan korban merasakan senior internal profesi tersebut dan pelaku anyar lumayan berlimpah orang masa kerja dan bergabung di kontrakan tersebut,” tuturnya.
Beliau berbisik pelaku kerap meminjami Duit. Korban kerap mengancam apabila Tak dituruti pelaku.(sep)
Sumber: