Sabtu 06-06-2026,14:28 WIB
Reporter:
M Fitri|
Editor:
M Reigan
Kasus Pembunuhan Nan Gegerkan Buay Pemaca ujungnya Terpecahkan, Pelaku Dibekuk Polisi–
Dua Tahun Buron, Pembunuh Pria di OKU Selatan ujungnya ditahan! Motifnya Sakit jiwa dikarenakan Bunda Dihina
OKU SELATAN, SUMEKS.CO- Setelah Nyaris dua tahun berperan misteri, kasus pembunuhan Nan menggegerkan Penduduk Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, ujungnya hasil diungkap jajaran Polres OKU Selatan.
Seorang Pria berinisial E (24) ditahan polisi dikarenakan disinyalir berperan pelaku pembunuhan terhadap S (41), Nan jasadnya terdeteksi bersimbah darah di pinggir jalur Desa Talang Way Balau, Desa Durian Sembilan, pada Agustus 2024.
Pelaku dikendalikan pada Kamis (4 Juni 2026) Sekeliling pukul 01.00 WIB di kediamannya di Desa Durian Sembilan, Kecamatan Buay Pemaca. Penangkapan terjadi tak memakai perlawanan setelah polisi menjamin keberadaan tersangka melalui serangkaian penyelidikan dan pengembangan informasi Nan dijalankan secara intensif.
Kasus ini bermula ketika Penduduk menemukan korban bagian dalam kondisi meninggal Bumi berdua sejumlah luka dikarenakan senjata tajam. Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian masyarakat dikarenakan pelakunya belum hasil diidentifikasi bagian dalam Masa Nan lumayan pelan.
Sejak laporan didapat, penyidik Satreskrim Polres OKU Selatan terus melaksanakan pendalaman berdua memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri berbagai petunjuk Nan terkait berdua kasus tersebut.
Titik cerah ujungnya tampak setelah adanya koordinasi antara Satreskrim Polres OKU Selatan dan Satreskrim Polres OKU Timur.
Dari keluaran pengembangan kasus lain Nan inti ditangani, polisi meraih informasi Krusial Nan mengarah kepada keterlibatan E bagian dalam pembunuhan tersebut.
lafal JUGA:Gerebek Kontrakan di komparasi Agung, Satres Narkoba Polres OKU Selatan Temukan 3 Batang Ganja
lafal JUGA:Polres OKU Selatan Bekuk Dua Pencuri Kabel Tower Telkomsel, Beraksi ketika permulaan masa
Berbekal informasi itu, Kapolsek Buay Pemaca Ipda Redi Saputra Seiring tim segera melaksanakan penyelidikan lanjutan hingga hasil menjamin identitas dan Letak pelaku. Operasi penangkapan kemudian dijalankan secara Sigap dan terukur.
bagian dalam pemeriksaan permulaan, tersangka mengaku nekat menghabisi korban dikarenakan dilatarbelakangi dendam pribadi. Ia mengaku tersinggung dan sakit jiwa lantaran korban kerap mengucapkan ungkapan-ungkapan Nan dianggap menghina serta menyinggung Bunda kandungnya.
Selain melindungi tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti hasilkan kepentingan penyidikan, di antaranya busana korban ketika peristiwa, Esa unit sepeda motor milik korban, serta dokumen Visum et Repertum Nan menguatkan tahapan pembuktian.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana berucap pengungkapan kasus tersebut merupakan keluaran kerja keras penyidik Nan terus Berikhtiar menuntaskan setiap laporan masyarakat tak memakai mengenal batas Masa.
tinjau Warta dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
