Bengkayang –
Kasus pembunuhan menewaskan Chairul Anwar (65) di Masjid At Taqwa, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. disinyalir pelaku Nan bernama Imam Arif Billah (31), sedang internal kondisi sakau ketika peristiwa.
Anwar tewas setelah diserang memakai senjata tajam sesaat usai Salat Subuh, Selasa (2/6/2026). Informasi mengenai dugaan keterkaitan narkoba itu disampaikan Kepala Dusun Sungai Soga, Haris.
Beliau berucap, berdasarkan informasi Nan diterimanya, Tak Eksis motif dendam pribadi Nan melatarbelakangi peristiwa tersebut. Imam disinyalir merupakan pengguna menyusuri narkoba dan ketika peristiwa berada internal kondisi sakau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sejauh Nan kami ketahui Tak Eksis masalah pribadi. Motifnya disinyalir dikarenakan Nan bersangkutan merupakan pengguna menyusuri narkoba dan sedang internal kondisi sakau,” ungkapan Haris ketika dikonfirmasi.
Haris berucap, peristiwa berdarah itu terwujud tak pelan setelah korban menunaikan Salat Subuh di Masjid At Taqwa. ketika itu, korban disinyalir diserang memakai senjata tajam jenis samurai.
Menurutnya, korban merasakan luka sabetan di internal masjid dan luka tusuk di area Ambang masjid atau Sekeliling gerbang melangkah masuk.
“Kejadiannya setelah Salat Subuh di Masjid At Taqwa,” ujarnya.
dikarenakan luka Nan diderita, Chairul Anwar meninggal Bumi di Letak peristiwa. Penduduk Nan mengetahui peristiwa tersebut kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Petugas Polsek Sungai Raya Kepulauan Nan mendapatkan laporan langsung menuju Letak dan menjaga terduga pelaku ciptakan menjalani pemeriksaan extra terus.
Kapolsek Sungai Raya Kepulauan Ipda Achmad Al Ghazali sebelum itu berucap pihaknya Tetap mendalami motif Niscaya di balik pembunuhan tersebut. Polisi juga Tetap mengumpulkan alat data serta memeriksa sejumlah saksi.
“Informasi Fana, disinyalir ini dipicu tersinggung dan sakit jiwa, namun kami belum mendapatkan menggoda kesimpulan motif Niscaya peristiwa dikarenakan alur penyidikan Tetap terjadi,” ujarnya.
ketika ini jenazah korban telah dievakuasi ciptakan pemeriksaan extra terus. Penyidik juga terus mengumpulkan alat data dan memeriksa sejumlah saksi guna membongkar secara utuh kasus Nan menghebohkan Penduduk Sungai Soga tersebut.
(aau/aau)