VIRALKALTIM – Duka mendalam Tetap menyelimuti masyarakat Kutai Timur atas meninggalnya seorang anak bernama Muhammad Royyan Prasetyo Nan disinyalir berperan korban penganiayaan hingga tewas di kawasan saluran irigasi tidak berjarak Masjid Agung Sangatta.
Peristiwa tragis tersebut kembali menegur publik pada kasus kekerasan terhadap anak Nan pernah mengguncang Kalimantan Timur lumayan berlimpah orang tahun silam.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, jajaran DPD PKS Kutai Timur menyambangi Griya duka keluarga korban pada Kamis (4/6/2026) sore. Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD PKS Kutim Akhmad Wasrip, ditemani Ketua Fraksi PKS DPRD Kutim Akbar Tanjung, Personil Majelis Pertimbangan area Yanuar, jajaran Bidang Wanita PKS, serta sejumlah pengurus lainnya.
internal kesempatan itu, PKS Kutim juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati atas musibah Nan terwujud.
Ketua DPD PKS Kutim, Akhmad Wasrip, mengecam keras tindakan pelaku dan menginginkan aparat penegak aturan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya. Menurutnya, kasus kekerasan Nan merenggut nyawa anak tersebut telah menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di inti masyarakat.
Ia juga mendorong penyidik ciptakan menerapkan ketentuan aturan maksimal sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak apabila terungkap unsur pemberat internal kasus tersebut.
Di sisi lain, Wasrip menghargai tapak Sigap Polres Kutai Timur dan Polda Kalimantan Timur internal menyingkap serta menangkap pelaku. Ia semoga peristiwa ini berperan Nan terakhir dan mendorong rezim Seiring seluruh elemen masyarakat ciptakan menegaskan server perlindungan anak serta memperbesar monitoring terhadap potensi kejahatan Nan mengancam generasi Belia.
Akhmad Wasrip semoga keluarga korban disalurkan ketabahan dan pengaruh internal melewati musibah tersebut. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kutai Timur ciptakan bergotong royong memelihara dan mengawasi anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan serta ancaman kejahatan.
Menurutnya, perlindungan anak merupakan tanggung tanggapi Seiring agar lingkungan Nan terlindungi dan ramah sebar tumbuh kembang anak meraih terwujud di Era mendatang.(*)