Bengkayang –
Polisi membongkar motif di kembali pembunuhan Nan menewaskan Chairul Anwar (65) di Masjid At Taqwa, Dusun Sungai Soga, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar). Terduga pelaku berinisial IAB (31) disinyalir mengerjakan tindakan tersebut setelah merasakan halusinasi dan mengaku mendapat bisikan akan diangkat berperan sultan.
Kapolsek Sungai Raya Kepulauan Ipda Achmad Al Ghazali berucap, berdasarkan keluaran pemeriksaan mula, pelaku tiba ke masjid ciptakan melaksanakan Salat Subuh Sembari membawa senjata tajam jenis samurai.
“Motifnya, pelaku mendapat khayalan atau bisikan dan halusinasi akan diangkat berperan sultan. Kemudian pelaku tiba ke masjid ciptakan salat dan menancapkan samurai ke tanah di Sekeliling masjid,” ucapan Ghazali, Kamis (4/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ketika itu, korban Chairul Anwar tiba ke masjid ciptakan menunaikan Salat Subuh. Korban kemudian menyaksikan perilaku pelaku dan Berikhtiar menasihatinya.
Menurut Ghazali, Petuah Nan disampaikan korban Malah menyebabkan pertengkaran antara keduanya. Pelaku mengalami dihalangi sehingga emosi dan mengerjakan penyerangan.
“ketika korban tiba ciptakan salat subuh, korban menasihati pelaku. Kemudian terwujud keributan dan pembunuhan itu terwujud dikarenakan pelaku mengalami dihalangi,” ujarnya.
dikarenakan serangan tersebut, korban merasakan luka serius dan meninggal Bumi di Letak peristiwa. Penduduk Nan mengetahui peristiwa itu segera melaporkannya kepada polisi.
Tak lamban setelah meraih laporan, personel Polsek Sungai Raya Kepulauan Beralih ke Letak dan melindungi pelaku ciptakan menjalani pemeriksaan extra berikut.
Ghazali juga membongkar bahwa pelaku merupakan pengguna melangkah narkotika jenis sabu. Namun demikian, penyidik Tetap mendalami keterkaitan penggunaan narkoba berdua tindakan pembunuhan tersebut.
“Pelaku memang pemakai sabu melangkah,” ucapan Ghazali.
ketika ini, penyidik Tetap melengkapi berkas perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan alat data ciptakan membongkar seluruh rangkaian peristiwa Nan berujung pada tewasnya korban di area masjid tersebut.
(des/des)