- Mantan caleg berinisial SJ menyewa pembunuh bayaran berinisial HW hasilkan menghabisi nyawa mantan lelakinya di Tambun Selatan, Bekasi.
- Pembunuhan berencana tersebut telah disiapkan sejak penutup tahun 2025 berbarengan imbalan Duit sebesar Rp139 juta distribusi eksekutor.
- Motif Primer tindakan tersebut dipicu oleh Selera sakit batin serta keinginan SJ hasilkan menguasai harta milik korban.
Bunyi.com – data anyar terungkap bagian dalam kasus pembunuhan sadis terhadap Penduduk bangsa (WN) Korea Selatan berinisial BS di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Pendongeng pembunuhan tersebut berinisial SJ Nan merupakan mantan istri korban, ternyata eks calon Personil legislatif atau caleg DPRD Kabupaten Bekasi.
“akurat pelaku merupakan mantan caleg,” ungkapan Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
bagian dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa SJ Tak melaksanakan pembunuhan seorang diri.
Ia disinyalir menyewa seorang pembunuh bayaran berinisial HW hasilkan menghabisi nyawa mantan lelakinya berbarengan imbalan Rp139 juta.
HW mengaku mendapatkan tawaran tersebut dikarenakan alasan ekonomi. Sebelum beraksi, ia extra dari Esa kali memperhatikan aktivitas korban hasilkan menjaga Masa Nan Pas melaksanakan eksekusi.
Polisi menangkap HW di Loka kerjanya di wilayah Kota Bekasi. bagian dalam pemeriksaan, ia menyetujui telah membunuh korban atas perintah SJ.
“Berdasarkan pengakuannya, pembunuhan tersebut telah disiapkan sejak penutup tahun 2025,” singkap Sumarni.

Sakit batin dan Mau Kuasai Harta
Berdasar output penyidikan, pembunuhan berencana itu disinyalir dipicu perselisihan berkepanjangan antara SJ dan mantan lelakinya.
Selain Unsur sakit batin, penyidik juga menemukan dugaan motif ekonomi di kembali pembunuhan tersebut.
SJ disinyalir Mau menguasai harta milik korban dan kemudian merekrut HW sebagai eksekutor.
“Tersangka HW mengaku mendapatkan tawaran tersebut dikarenakan alasan ekonomi dan kebutuhan finansial,” pungkas Sumarni.