Ngawur Pembunuh WN Korsel di Bekasi Hilangkan Jejak, Buang Barang kabar ke Sungai dan Bakar busana


BEKASI, KOMPAS.com – HW (43), pembunuh Penduduk republik Korea Selatan berinisial BCS (66) di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (26/5/2026), menghapuskan jejak setelah menghabisi nyawa korban.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni berucap, setelah melaksanakan pembunuhan, HW membuang sejumlah barang kabar ke aliran Sungai Kalimalang agar aksinya Tak terungkap.

“ciptakan laptop dan DVR serta pisau buah Nan digunakan ciptakan membunuh dibuang ke aliran Sungai Kalimalang,” ujar Sumarni bagian dalam konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi, Selasa (2/6/2026).

lafal juga: Pembunuh WN Korsel di Bekasi ditahan Polisi

Tak hanya membuang barang kabar, HW juga membakar busana Nan dikenakannya ketika beraksi.

busana tersebut dimusnahkan di area samping tempatnya bekerja.

“ciptakan menghapuskan jejak juga, HW membakar hoodie Rona biru, topi Rona hitam, serta sarung tangan Rona arang-arang,” ungkapan Sumarni.

Sebelum memusnahkan barang-barang tersebut, HW teridentifikasi kelebihan sebelumnya menyerahkan kartu ATM BCA berwarna biru milik korban kepada SJ, mantan istri korban Nan sebagai otak pembunuhan.

“SJ hanya memungut kartu ATM BCA Rona biru. lagian laptop dan DVR CCTV diminta agar dimusnahkan oleh HW,” ujar Sumarni.

lafal juga: Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Bekasi: Dendam dan Mau Harta Korban

Berdasarkan output penyidikan, pembunuhan tersebut telah disiapkan lebih sebelumnya oleh SJ dan HW.

Keduanya kelebihan dari Esa kali Berjumpa ciptakan mengorganisir agenda pembunuhan terhadap korban.

bagian dalam pertemuan tersebut, SJ menyediakan HW bayaran ciptakan menghabisi nyawa mantan lelakinya.

Sumarni mengutarakan, SJ mengenal HW ketika keduanya berolahraga di center kebugaran Nan Baju.

“Awalnya disepakati Rp 130 juta. Kemudian pelaku HW menginginkan opsional pembayaran sebesar Rp 9 juta sehingga totalnya sebagai Rp 139 juta,” ungkapan Sumarni.

Bayaran tersebut disalurkan SJ berangsur melalui transfer maupun Kontan di sejumlah Letak berbeda.

“jumlah Rp 139 juta ini melalui cash dan transfer di Letak Nan berbeda. Dan pembayarannya dikerjakan bertahap sebanyak tiga kali,” ujar Sumarni.

lafal juga: WN Korsel diperkirakan Dibunuh di Bekasi, Polisi Koordinasi berbarengan Pihak Kedubes



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *