Polisi membongkar perkembangan terbaru kasus tewasnya Penduduk bangsa (WN) Korea Selatan berinisial S (66) Nan terungkap bersimbah darah di rumahnya di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Polisi menyebut terduga pelaku bagian dalam kasus tersebut telah teridentifikasi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengakui dugaan bahwa korban tewas dikarenakan dibunuh berdasarkan output temuan di Loka peristiwa perkara (TKP).
“Dugaannya seperti itu [korban pembunuhan],” ucapan Sumarni ketika dikonfirmasi, Jumat (29/5).
Sumarni menjamin terduga pelaku telah tercapai diidentifikasi.
“telah [teridentifikasi],” ujarnya.
Meski begitu, polisi belum merinci identitas maupun peran terduga pelaku bagian dalam kasus tersebut.
sebelum itu, polisi Tetap menelusuri kasus tewasnya WN Korea Selatan berinisial S (66) Nan terungkap tewas bersimbah darah di rumahnya di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (27/5).
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti berbisik, kasus tersebut sekarang telah memasuki tahap penyidikan. Polisi juga telah memeriksa enam orang saksi hasilkan mendalami perkara itu.
“Kasus telah bagian dalam tahap penyidikan. Saksi Nan diinvestigasi sebanyak enam orang,” ucapan Wuryanti kepada kumparan, Jumat (29/5).
Menurut Wuryanti, sampai saat ini polisi Tetap mengharap output Formal autopsi hasilkan menjamin penyebab Mortalitas korban.
“hasilkan output autopsi secara Formal belum melangkah keluar,” ujarnya.
Ia mengimbuhkan, penyidik Tetap melaksanakan pengembangan berdasarkan keterangan para saksi serta output analisis di Letak peristiwa.