Ngawur Pengadilan Australia Tetapkan Sidang perbandingan “Pembunuh Jamur”



Sumbawanews.com,- Pengadilan besar Victoria, Australia, memutuskan sidang perbandingan Erin Patterson, wanita Nan dijuluki “pembunuh jamur”, akan melangkah pada 19 dan 20 Agustus mendatang. Patterson, Nan telah dihukum seumur Hayati pada September 2025 atas pembunuhan tiga Personil keluarga lelakinya Nan telah bercerai, sekarang Berjuang membatalkan vonisnya berbarengan mengklaim terwujud “kesalahan Akbar internal alur peradilan”.

Patterson dinyatakan bersalah setelah terbukti menyajikan hidangan Beef Wellington Nan dicampur jamur beracun kepada mertua dan saudari iparnya pada Agustus 2023. Dua korban, Gail Patterson dan Donald Patterson, meninggal segera setelah santap sinar itu. Gail’s sister, Heather Wilkinson, juga tewas internal Masa Nan Baju, Fana lelakinya, Ian Wilkinson, selamat setelah menjalani transplantasi jiwa dan dirawat selama tujuh Pekan di Griya sakit.

Jaksa penuntut, Nan lebih sebelumnya tidak melangkah mulus meyakinkan pengadilan ciptakan menjatuhkan hukuman seumur Hayati tak memakai kemungkinan pembebasan bersyarat, sekarang Malah mengajukan perbandingan sendirian. Mereka berargumen bahwa hukuman 33 tahun sebelum memenuhi syarat pembebasan bersyarat terlalu tidak berat banget dan “Jernih Tak memadai” teringat kekejaman serta perencanaan kejahatan Nan dikerjakan Patterson.

internal bandingnya, tim legalitas Patterson mengajukan tujuh alasan, termasuk dugaan pelanggaran serius terhadap tapak kerja persidangan: para juri—Nan Semestinya diisolasi—diposisikan di hotel Nan Baju berbarengan saksi sandi, termasuk dua jaksa dan seorang polisi. Menurut pengacaranya, ini menciptakan resiko bias Nan Tak mendapatkan diabaikan.

Selain itu, mereka mengukur sejumlah data Nan diajukan jaksa bersifat Tak relevan dan sengaja menimbulkan prasangka emosional di kalangan juri. Mereka juga mengecam tapak interogasi silang terhadap Patterson sebagai “Tak adil dan menindas”, Nan menurut mereka memperburuk kondisi psikologis terdakwa Nan telah Ringkih.

Patterson tetap bersikeras bahwa Seluruh itu Ialah kecelakaan—bukan niat pembunuhan. Ia mengaku Tak menyadari bahwa jamur Nan ia kumpulkan di hutan tidak berjarak rumahnya di Victoria Ialah jenis beracun mematikan.

Kasus ini sebagai sorotan semesta, berbarengan extra dari 250 wartawan mendaftar ciptakan meliput persidangan, dan majelis hakim bahkan memutuskan ciptakan menyiarkan langsung pengumuman vonis—tapak langka internal server peradilan Australia. sampai saat ini, Bumi menantikan keputusan perbandingan Nan mendapatkan mengubah takdir seorang Wanita Nan dituduh membunuh keluarga lelakinya lewat makanan Nan tampak Normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *