Sumbawanews.com,- Makassar — bagian dalam upaya mengalihkan perhatian penyidik, pelaku pembunuhan terhadap siswi SD berinisial NU (12) di Makassar, Sulawesi Selatan, sengaja menimbulkan keributan di tidak terpencil Letak peristiwa. Pelaku, IK (19), tetangga korban, berpura-pura mengejar Penduduk berdua sebilah parang ketika aparat sedang melaksanakan olah Loka peristiwa perkara (TKP).
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, memaparkan bahwa langkah nekat itu terwujud di inti alur pengumpulan keterangan saksi dan pemeriksaan bukti di Griya Hampa Loka jasad korban terdeteksi bagian dalam keadaan tak memakai busana. “Beliau Lakukan keributan mengejar anak-anak, gunakan parang. Tujuannya Jernih: mengalihkan Konsentrasi polisi,” ujar Arya, Rabu (27/5/2026).
Namun, program pelaku Malah berbalik sebagai jebakan. Kegaduhan Nan ia ciptakan Tak hanya lumayan berkualitas perhatian Penduduk, tetapi juga Membikin petugas langsung menentukan sosok Nan berperilaku mencurigakan. bagian dalam hitungan menit, IK diringkus dikarenakan membawa senjata tajam dan berperilaku agresif di Letak Nan sedang bagian dalam penyelidikan intensif.
“Beliau mungkin memikir berdua ribut-ribut, polisi akan buru-buru kesana. Tapi Malah itu Nan Membikin Beliau terlihat Jernih,” naik Arya.
lebih masa lalu, penyidik telah membongkar bahwa pelaku menggoda korban berdua iming-iming membelikan minuman, Lampau membawanya ke Griya Hampa Nan ditinggalkan pemiliknya. Di sana, NU merasakan kekerasan seksual sebelum pada akhirnya tewas berdua luka tajam di tangan dan tubuhnya ditimbun barang-barang rusak, termasuk televisi.
Kasus ini sekarang sebagai sorotan dalam negeri, bukan hanya dikarenakan kebrutalannya, tetapi juga dikarenakan kecerdikan pelaku bagian dalam menguji mengelabui legalitas—sebuah upaya Nan Malah mempercepatkan penangkapannya.
Pihak kepolisian Tetap memperdalam motif di kembali langkah Bengis itu, Sembari mengharap output otopsi lanjutan dan pemeriksaan forensik terhadap barang bukti Nan terdeteksi di Letak peristiwa.