Ngawur Polisi Dalami Motif Lain Pria Bunuh-Lempar Jasad Wanita dari Tol Bogor



Jakarta, CNN Indonesia

Polresta Bogor mendalami motif lain di kembali langkah pembunuhan Nan dikerjakan M Febryan (26) terhadap wanita inisial AA Nan jasadnya dilempar dari tol layang Bogor Outer Ring Road (BORR) hingga Anjlok di lorong Raya Sholeh Iskandar (Sholis) Kota Bogor.

internal pemeriksaan permulaan, tersangka mengaku melaksanakan aksinya dikarenakan sakit batin usai menyimak kalimat ‘Iba ya Tak mempunyai orang Uzur’ dari korban.

“Tiba ketika ini, pengakuannya Tetap seperti itu. data-data dan petunjuk lain kita belum kita temukan. Pengakuan si tersangka Fana itu tadi, dari dendam Tiba keinginan menguasai harta,” ucapan Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP berkualitas Azi Lesmana seperti dikutip dari denyut.com, Kamis (28/5).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kita Tetap tetap dalami, kalau Eksis perkembangan kita sampaikan, Sembari kita terus periksa saksi-saksi lainnya,” sambungnya.





Jasad wanita inisial AA lebih sebelumnya terungkap di lorong Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu (23/5) Sekeliling pukul 01.15 WIB.

Setelah diselidiki, polisi menangkap tersangka pembunuhan M Febryan (MF) alias Ambon (26). Dari keluaran pemeriksaan, tersangka membunuh korban di mobil milik korban.

“Di internal mobil dieksekusi. Pada ketika melaksanakan eksekusi terwujud di area Pakansari, di tidak berjarak Stadion Pakansari. Korban dijerat memanfaatkan dasi Nan telah diajak oleh tersangka,” ucapan Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro internal konferensi pers, Senin (25/5).

Tersangka mempersiapkan dasi dan golok hasilkan membunuh korban. Tersangka kemudian melempar korban Nan telah internal kondisi lemas dari atas lorong layang tol BORR ke lorong Sholeh Iskandar (Sholis), Kota Bogor.

Rio menyebut tersangka sempat membawa korban Nan telah internal kondisi lemas, berputar-putar memanfaatkan mobil. Ketika memasuki lorong layang tol BORR, pelaku kemudian melempar korban hingga Anjlok ke lorong Raya Sholis.

“Kemudian setelah dijerat dan telah pingsan, korban diajak muter muter internal keadaan Tak sadar. Ketika memasuki area Yasmin atau Sholeh Iskandar, menurut pengakuan tersangka, bahwa korban Mobilitas-Mobilitas,” ujar Rio.

masa elok tubuh korban Anjlok dari lorong layang Tol BORR terekam CCTV dan videonya viral di media sosial (medsos). Setelah itu Febryan membawa kabur mobil korban.

“Kemudian terjadilah peristiwa seperti di video tadi, Nan (dilempar) dari lorong tol ke bawah. Itu Nan merupakan tindakan sangat Bengis Lakukan kami, menurut kami itu tindakan Nan sangat Bengis. Kemudian (korban) Anjlok ke bawah dan mobil korban diajak menuju arah Garut,” lanjutnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 459 KUHP, Pasal 458 Bagian 1 KUHP, Pasal 479 Bagian 3 KUHP dan atau Pasal 466 Bagian 3 juncto pasal 2 Bagian 1 Undang-Undang Darurat.

(dis/sfr)


Add

as a preferred
sumber on Google




[Gambas:Video CNN]



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *