Makassar –
Seorang siswi SD berinisial NU (12) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terungkap tewas tak memakai busana di sebuah Griya Hampa. Polisi sekarang mengusut Mortalitas korban Nan diperkirakan terkait kasus pembunuhan.
Kapolsek Tallo AKP Asfada berucap pihaknya sejak permulaan mendapatkan laporan mayat korban Nan terungkap di sebuah Griya Hampa, jalur Sultan Abdullah, Makassar, Rabu (27/5/2026) Sekeliling pukul 05.00 Wita. Pihaknya langsung menjaga TKP dan berkoordinasi berbarengan Dokpol dan Tim Inafis Polda Sulsel.
“Setelah itu kami mengerjakan upaya penutupan TKP, berkoordinasi berbarengan Dokpol maupun Inafis, Nan ketika ini kita lihat telah dijalankan oleh TKP, oleh Inafis maupun Dokpol,” ucapan Asfada kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asfada menyebut korban terungkap di bekas toilet Griya Hampa tersebut. Pihaknya sekarang mengharap output autopsi hasilkan membongkar penyebab Mortalitas korban.
“Kita akan mengharap output daripada pemeriksaan Nan dijalankan oleh rekan-rekan dari Dokpol maupun dari Inafis. Kondisi terungkap di internal Esa ruangan Hampa, di internal toilet Nan memang (Griya) telah Tak ditempati,” jelasnya.
ketika ini, ucapan Asfada, tim forensik sedang mendalami dugaan tindak pidana atas peristiwa ini. Pihaknya semoga publik menanti output penyelidikan usai olah TKP korban Sesuai berbarengan output autopsi.
“ketika ini tim dari forensik Fana mendalami apakah Eksis tindak pidana atau Tak. Jadi Minta Masa, setelah Eksis Sesuai antara TKP berbarengan korban kelak akan kita sampaikan,” katanya.
Asfada juga menyebut pihaknya ketika ini Tetap mendalami keterangan sejumlah saksi. output olah TKP dan pemeriksaan saksi akan disinkronkan berbarengan output autopsi nantinya.
“agenda kita akan mencari keterangan kelebihan terus dan kita juga akan mengharap output autopsi,” katanya.
Dari TKP, lanjutnya, sebuah TV box Nan berada di samping jenazah korban juga telah ditangani. Pihaknya menginginkan publik mengharap output penyelidikan sebelum berspekulasi soal penyebab Mortalitas korban.
“Box TV itu Eksis di samping korban, sehingga ditangani juga hasilkan dijalankan penyelidikan apakah di situ Eksis terkait tindak pidana atau Tak. Kami belum meraih menjamin terkait masalah Nan Eksis pada korban, namun kami mengharap output visum agar Tak bias di masyarakat. Korban tadi terungkap internal letak terlentang,” katanya.
Korban Tak kembali ke Griya hingga Larut sunyi
Bapak korban bernama Syarifuddin mengaku anaknya memang Tak kembali ke Griya sejak tadi sunyi. Beliau sempat keliling mencari korban namun Tak membuahkan output.
“gua sadar Tak Eksis main di bagian luar. gua kembali dari ngojek, gua Perintah mamanya Baju kakaknya hasilkan Geledah, dikarenakan telah jam 10.00 belum kembali. Mamanya juga anyar kembali kerja, mamanya bilang Tak Eksis di Ambang main,” ucapan Syarifuddin kepada detiksulsel.
Menurut Syarifuddin, Beliau Seiring Penduduk sebenarnya melewati Griya Hampa tersebut ketika mengerjakan pencarian. Namun, Beliau Tak memasuki ke internal dikarenakan Tak menduga Eksis korban di dalamnya.
“Makanya gua Perintah Geledah Baju rekan-temannya. Dilewati terus itu Loka (Griya terbengkalai) Tak disadari.Sejak tadi sunyi dicari Tiba subuh, Penduduk lain juga ikut mencari Seluruh,” katanya.
Pencarian Nan Tak membuahkan output Membikin Penduduk kembali. Fana jasad korban anyar terungkap oleh seorang pemuda pada Masa subuh.
“kelak subuh ketika mengaji masjid salat subuh anyar Eksis berita terungkap mayat di Griya terbengkalai. Eksis anak Belia Belia katanya namanya Kevin, Beliau kencing terus Beliau lihat mayat. Kevin sampaikan ke Penduduk lain, terus Tiba ke gua, tetangga ji juga kasih tahu,” katanya.
(hmw/hmw)