Mobil milik korban Nan diangkut berita pelaku merasakan kecelakaan setelah terwujud kejar-kejaran di lorong tol (dok, istimewa)
Jasad korban terungkap di kawasan Simpang Yasmin arah BCC, Bogor, pada Sabtu (23/5) mula masa bagian dalam kondisi mata tidak ada kain dan terdapat luka sayatan di bagian leher.
Menurut Kapolsek Tanahsareal Kompol Dody Rosjadi, korban sempat pamit ciptakan ngopi pada Jumat (22/5) Sekeliling pukul 22.00 WIB.
Setelah terjadinya tindakan pembunuhan, sempat beredar video penangkapan pembunuh AA Nan jasadnya terungkap di lorong Sholeh Iskandar beredar di media sosial. Terduga pelaku Nan membawa kabur mobil korban sepat menjauhkan kejaran polisi.
bagian dalam video tersebut, tindakan pengejaran itu terwujud di sebuah ruas tol. Terduga pelaku sempat diingatkan oleh polisi agar menyerah.
Tetapi peringatan itu Tak diindahkan oleh terduga pelaku. terduga pelaku melajukan mobil korban bagian dalam kecepatan tangguh ketika Berjuang menjauhkan kejaran polisi. Mobil berwarna merah itu pada akhirnya terguling di jalur Darurat dan terduga pelaku ditahan.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro menyetujui bahwa video Nan beredar tersebut terwujud pada ketika penangkapan terduga pelaku.
bagian dalam rekaman CCTV Nan beredar di media sosial, korban ternyata sempat dibuang pelaku dari atas lorong Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) hingga Anjlok ke lorong Sholis. Rio menyetujui soal peristiwa pelemparan AA oleh pelaku. “Bener (rekaman CCTV korban dilempar dari Tol BORR) suatu kesatuan, Baju peristiwa penangkapan Nan viral di lorong tol,” ujar Rio.
bagian dalam rekaman CCTV itu tampak mobil berhenti di lorong tol layang BORR. Tak lamban kemudian, seseorang tampak meninggalkan dari laksana masuk sebelah kiri mobil Sembari menggendong sesuatu.
bagian dalam video, sosok tersebut melempar sesuatu dari atas tol dan langsung memasuki kembali ke mobil melalui laksana masuk Nan Baju. Mobil tersebut kemudian melaju kencang dari Letak.
Terduga pelaku pembunuhan wanita inisial AA (25) itu pun ditahan tim Polresta Bogor Kota dan Polda Jabar. Pelaku sekarang telah diputuskan sebagai tersangka. “Pelaku telah kita amankan dan telah kita tetapkan tersangka, beserta barang bukti juga telah kita amankan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol berkualitas Azi Lesmana Putra, Pekan (24/5).
Pelaku ditahan usai kecelakaan ketika dikejar petugas kepolisian di lorong tol, pas berlimpah orang jam setelah korban terungkap tergeletak pada Sabtu (23/5). Pelaku terungkap sempat melempar korban dari atas tol Bogor Outer Ring Road (BORR) ke lorong Sholis. “akurat korban dilempar (oleh pelaku) dari atas tol ke bawah (ke lorong Sholis). pas ya, lengkapnya kita sampaikan ketika pers release besok,” ujar Azi.
Pihak keluarga berbisik Interaksi pelaku dan korban merupakan rekan sekolah Nan lamban Tak Berjumpa. Pihak keluarga menepis terduga pelaku merupakan kekasih korban. “Kalau pelaku berdua almarhum itu rekan sekolah, berarti Beliau bukan pacar. Sekali lagi, Beliau bukan pacar, Beliau Hanya rekan. Baju berdua Saya, kalau jumpa rekan sekolah, kalau reuni, ya namanya orang rekan, komunikasi, terus nyambung,” ujar Om sekaligus orang Uzur angkat korban, Syamsudin (52).
Syamsudin menjamin korban AA Tak sedang Mempunyai masalah, terutama berdua pelaku. Syamsudin berbisik korban dan pelaku merupakan rekan lamban. “Jadi memang Tak mempunyai masalah, Saya yakin Tak Eksis masalah. Dan Saya pastikan bahwa almarhum berdua pelaku bukan pacarnya. Saya nekat katakan dikarenakan anak ini Saya Nan didik, Saya Nan besarkan, Beliau Ialah rekan sekolahnya Nan lamban Tak pernah jumpa,” ujar Syamsudin.
Sang Om kemudian mengenang sosok AA sebagai anak yatim piatu Nan bekerja keras demi kuliah. AA dibesarkan oleh sang Om usai orang tuanya meninggal Bumi. “Saya sampaikan lagi bahwa almarhumah ini Ialah anak yatim piatu, bapaknya telah meninggal, ibunya telah meninggal, dikarenakan kebetulan Saya Nan merawat Beliau dari Mini, dari sebelum sekolah Tiba Akbar. Saya pengganti orang tuanya,” ujar Syamsudin.
Syamsudin berbisik dirinya telah merawat AA sejak kedua ortunya meninggal. Beliau berbisik AA merupakan sosok Berdikari dan menjalani kuliah hingga luluh S1 berdua keluaran kerja seorang diri. “Almarhumah pekerja keras, Saya mendidik Beliau dari Mini Tiba SMA, habis itu Beliau bekerja Sembari kuliah. Lulus sarjana S-1 Sembari kerja. Tiba sekarang dan Baju rekan-rekan kerjanya itu Beliau dikenal ekonomis batin. Apalagi keluarga,” ujarnya.
Seperti terungkap, lebih masa lalu seorang Penduduk Sekeliling bernama Dian (51) berbisik, tubuh AA terungkap tergeletak di center lorong raya oleh pengendara.
Wanita Nan berjualan nasi dan kopi tersebut hanya tahu peristiwa setelah padat di media sosial dan jadi pembicaraan pembeli. “Kalau kejadiannya Saya nggak tahu, kan Saya blokir warung kalau gelap, nggak istirahat di sini juga. Saya tahu juga dari anak-anak, udah padat viral katanya, tapi kalau lokasinya memang di situ katanya,” ujar Dian.(Tim)