Polres Bogor membongkar Interaksi pelaku pembunuhan bernama M Febryan alias Ambon (26) berdua korban Anggi Aulia Arsyad (25) Nan jasadnya dibuang di lorong Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Kapolres Bogor Kombes Rio Wahyu Anggoro berucap, korban dan pelaku pernah Esa sekolah ketika SMK. damai-damai pelaku menyukai pelan-pelan korban sejak Masa sekolah. Namun, keduanya Tak pernah berpacaran.
“Awalnya tersangka M.F dan korban A.A merupakan rekan sekolah SMK, Lampau tersangka telah lamban menempatkan Emosi tertarik kepada korban sejak semasa sekolah,” ungkapan Rio ketika konferensi pers di Polres Bogor, Senin (25/5).
Setelah lulus sekolah, Interaksi keduanya tidak terhubung. Mereka Tak pernah Berjumpa maupun berkomunikasi selama pas melimpah orang Masa.
Namun, tersangka kemudian menguji mencari identitas Instagram korban hingga ujungnya kembali menjalin komunikasi melalui media sosial.
“Tersangka mengirimkan pesan melalui DM Instagram pribadi dan kemudian dibalas oleh korban,” ujarnya.
Dari perbicangan tersebut, tersangka menginginkan nomor telepon korban. Sejak ketika itu, komunikasi keduanya berperan makin intens melalui WhatsApp.
Rio menerangkan, tersangka juga sering memperhatikan unggahan korban di media sosial Nan menunjukkan gaya Hayati mewah dan sering nongkrong.
Pertemuan pertama mereka terwujud pada 2 Mei 2026 di kawasan Kemang Verde, Kabupaten Bogor. ketika itu, keduanya santap Seiring Sembari berbincang mengenai kehidupan pribadi masing-masing.
Namun, bagian dalam perbicangan itu korban diungkap melontarkan ucapan Nan Membikin tersangka tersinggung dan sakit batin.
“Korban berucap Iba Tak Mempunyai orang Uzur dan mentertawakan tersangka,” ungkapan Rio.
Ucapan tersebut diungkap menyebabkan dendam bagian dalam diri tersangka. Selama dua Pekan, tersangka menempatkan Selera sakit batin hingga ujungnya mengagendakan pembunuhan.
Pada 22 Mei 2026, tersangka kembali mengajak korban Berjumpa. Sebelum berangkat, ia telah menyiapkan dasi dan golok dari Griya.
“Tersangka telah Mempunyai niatan hasilkan menghabisi korban,” ujar Rio.
bagian dalam pertemuan itu, tersangka ujungnya menjerat leher korban memanfaatkan dasi dari arah belakang hingga korban Tak sadarkan diri. Korban Lampau dibuang dari pinggir tol di flyover lorong Tol Kayu imut.