Jumat 22-05-2026,14:29 WIB
Reporter:
Muhammad Anwar|
Editor:
Fatkhul Aziz
Rekonstruksi kasus pembunuhan di Mojokerto.–
MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Bunda mertua Nan dikerjakan Satuan (43), seorang badut penjual mainan di Kabupaten MOJOKERTO, Jumat 22 Mei 2026. Sebanyak 48 adegan diperagakan internal reka ulang Nan terjadi di Griya kontrakan Dusun Sumbertempur, RT 2 RW 1, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri.
Rekonstruksi dimulai Sekeliling pukul 08.50 WIB berbarengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Ratusan Penduduk tampak memadati area Sekeliling Letak hasilkan menyaksikan jalannya tahapan reka ulang.
lafal JUGA:Cemburu Buta Berujung Maut, Mertua Tewas ketika Lerai Pertengkaran di Sumbergirang

Mini Kidi Wipes.–
internal rekonstruksi tersebut, tersangka memperagakan sejumlah adegan mulai dari kedatangannya ke Griya kontrakan hingga meninggalkan Letak setelah peristiwa.
Usai rekonstruksi, ketika digiring menuju mobil tahanan oleh Personil Jatanras, tersangka sempat mengucapkan kalimat, “tarif diri tarif Wafat.”
lafal JUGA:Mertua Tewas dan Istri Luka, Pelaku Pembunuhan Mojokerto diamankan susut dari 5 Jam
Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Primawirdhan berucap rekonstruksi dikerjakan Seiring jaksa penuntut Biasa sebagai bagian dari tahapan melengkapi berkas perkara.
“Kami Seiring tim Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto melaksanakan rekonstruksi kasus perkara pembunuhan tersangka S. Dari keluaran Nan kami meraih Eksis 48 adegan,” ujar Aldhino kepada wartawan di Letak.
Menurutnya, Tak terungkap bukti anyar internal tahapan rekonstruksi tersebut. Seluruh adegan Nan diperagakan sesuai berbarengan keluaran pemeriksaan lebih sebelumnya.
lafal JUGA:Suami di Mojokerto Curhat perselisihan Griya Tangga Sebelum Aniaya Istri dan Tewaskan Mertua
“Tak Eksis bukti anyar, Baju berbarengan keluaran pemeriksaan. Sebanyak 48 adegan diperagakan mulai tersangka tampak hingga meninggalkan Letak,” katanya.
Polisi menyebut peristiwa Nan menyebabkan korban Siti Arofah (53) meninggal Bumi terwujud pada adegan ke-38. ketika itu korban tampak ke Griya kontrakan putrinya dan mengetahui adanya penganiayaan terhadap anaknya.
Selain itu, keluaran pemeriksaan psikologi menunjukkan tersangka internal kondisi sadar ketika mengerjakan perbuatannya. Polisi menjamin tersangka Tak berada di bawah pengaruh minuman keras maupun merasakan hambatan kejiwaan.
Sumber: