Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan antariksa swasta Usul China, GalaxySpace, memperkenalkan teknologi antena mutakhir berbentuk payung raksasa ciptakan satelit orbit kecil Bumi atau low-Earth orbit (LEO).
Teknologi ini diklaim Bisa mendongkrak kapasitas internet satelit hingga 10 kali kelebihan tangguh dibanding generasi lebih sebelumnya. Peluncuran teknologi tersebut dikerjakan di center ambisi Akbar China mengakselerasi pengembangan industri antariksa komersial dan layanan internet satelit semesta.
rezim China bahkan ciptakan pertama kalinya mengisi sektor kedirgantaraan sebagai tidak presisi Esa industri pilar mutakhir bagian dalam Laporan Kerja rezim 2026.
Mengutip semesta Times, antena ini Mempunyai ciptaan Aneh menyerupai payung raksasa Nan mendapatkan dilipat rapat ketika berada di bagian dalam roket, Lampau ada otomatis ketika telah mendapatkan orbit.
Perusahaan menyebut teknologi payung raksasa mendapatkan berperan solusi atas keterbatasan ruang bagian dalam roket peluncur modern. ketika ini, Esa roket komersial Baju membawa pas melimpah satelit sekaligus, sehingga efisiensi ruang berperan Unsur sangat Krusial.
Kepala insinyur platform muatan GalaxySpace, Xu Zhi, berbisik antena berdiameter 1 meter tersebut Mempunyai rasio penyimpanan turun dari 12%. berdua teknologi itu, antena mendapatkan dipadatkan hingga hanya sebesar koper komputer Mini sebelum dirilis ke bagian luar angkasa.
Menurut perusahaan, ciptaan singkat itu memungkinkan satelit membawa reflektor komunikasi berukuran berjarak kelebihan Akbar tak memakai menyusutkan efisiensi peluncuran. Teknologi tersebut dinilai Krusial ciptakan mendukung generasi mutakhir konstelasi satelit broadband.
Tak hanya Konsentrasi pada ciptaan, GalaxySpace juga mengklaim tercapai merevolusi alur produksi perangkat keras antariksa. Selama ini, antena jaring ciptakan satelit Tetap diproduksi secara manual berdua alur rumit dan Menyantap Masa pelan.
saat ini, perusahaan mengoptimalkan teknologi pembentukan jaring terintegrasi Nan diungkap Bisa memperbesar efisiensi produksi kelebihan dari 70%.
Perkembangan ini mencerminkan arah mutakhir industri antariksa China Nan mulai menerapkan konsep industrialized aerospace, Merupakan pendekatan manufaktur massal berteknologi menjulang ciptakan mengakselerasi produksi perangkat antariksa.
GalaxySpace berbisik antena mutakhir tersebut nantinya tak hanya digunakan ciptakan internet satelit broadband, tetapi juga mendapatkan mendukung platform navigasi, penginderaan berjarak, hingga layanan instan-to-cell atau koneksi satelit langsung ke ponsel Nan ketika ini berperan perlombaan teknologi semesta.
(dem/dem)
Add
as a preferred
asal on Google
[Gambas:Video CNBC]