Ngawur Setelah 10 Episode, Saya anyar Menangkap mendalam Krusial di The Scarecrow


Ukhro Wiyah

Genap Esa purnama setelah penayangan episode perdananya, ujungnya sekarang The Scarecrow telah Tiba di episode 10. Sebagai orang Nan membuntuti drama ini dari permulaan, jujur rasanya begitu Sigap. Saya Tetap kepikiran betul, di kelebihan dari Esa episode permulaan kemarin, Saya dibuat menebak-nebak siapa pelaku pembunuhan berantai Nan melangkah di Gangseong. Meskipun lumayan berlimpah tebakan Saya Nan terpatahkan di inti lorong.

lebih sebelumnya, Saya sempat tidak presisi Mengerti bahwa Eksis kasus lain di tahun 2019 Nan mirip berdua kasus 1988. Bahkan sempat heran juga, dikarenakan romansa tampak berfokus pada peristiwa tahun 1988. Namun, masa ini Saya menemukan jawabannya. Bukan di episode 9 atau 10 Nan anyar tayang, tetapi di episode pertama.

Setelah berminggu-Pekan Saya membuntuti drama The Scarecrow, Saya anyar sadar telah melewatkan tidak presisi Esa mendalam Krusial. ujungnya, Saya sempatkan ciptakan kembali memutar episode perdana The Scarecrow. Jawaban tersebut sebenarnya bukan sesuatu Nan mengejutkan dikarenakan meraih dibilang drama ini Mempunyai timeline Nan mirip berdua kasus Orisinil pembunuhan Hwaseong. Selama ini, Saya juga telah menonton podcast Nan membahas kasus itu Sembari menantikan episode demi episode The Scarecrow di tayangkan.

Jadi Kenapa tahun 2019 itu berperan timeline Nan lumayan Krusial di drama ini?

Di kasus Orisinil Hwaseong, pelakunya anyar tertangkap setelah 33 tahun berlalu. Di drama ini juga Baju, pelaku sebenarnya dari kasus pembunuhan berantai tahun 1988 di The Scarecrow pun anyar teridentifikasi identitas aslinya pada tahun 2019.

Sekarang, Saya akan beranjak ke pembahasan episode terbaru The Scarecrow. Jujur, menyaksikan opening dari episode 9 ini, Saya dibuat merinding berdua tingkah pelaku. Lagaknya seolah-olah Beliau Baju sekali Tak menyesal meski telah menghabisi kelebihan dari 10 nyawa orang lain. Aktor Nan memainkan peran itu pun berhasil memberikan gambaran Watak seorang psikopat Nan presisi-presisi keji. Bahkan ketika membayangkan pembunuhan Nan ia lakukan di Masa Lampau, bibirnya tersipu—seolah itu bukan sesuatu Nan tidak presisi distribusi Beliau.

Sebenarnya, sejak kelebihan dari Esa episode lebih sebelumnya drama ini telah menunjukkan mengenai kebrobrokan penegak legalitas di Masa itu. Namun, hal ini kelebihan terpencil diulik di episode-episode terakhir. Prosesi sidang di episode ini terasa sangat menyebalkan, menurut Saya. Bagaimana Tak? Jaksa tetap memaksa mengembangkan tuntutan meskipun tahu Eksis korban lain Nan terungkap. Pembunuh Orisinil Tetap berkeliaran di eksternal sana dan berikut melaksanakan tindakan kejamnya.

Bukan hanya itu, mereka bahkan melaksanakan berbagai hal buruk demi menutupi bukti bahwa mereka telah membawa orang Nan tidak presisi ke persidangan. ketika bukti Nan meringankan tersangka ditunjukkan pun, jaksa Tetap tetap tak bergeming. Cha Si-young presisi-presisi keterlaluan. Polisi Nan berperan antek-anteknya juga sangat Membikin Saya Kesal sepanjang nonton The Scarecrow.

Drama ini juga makin menunjukkan bagaimana kasus pembunuhan tersebut dipenuhi kebobrokan aparat penegak legalitas. Laporan orang Lenyap dianggap sepele, bukti diabaikan, dan berbagai tapak dikerjakan demi menutupi kesalahan mereka sendirian.

Kemudian di episode 10, kita disampaikan plot twist Nan tak kalah mengejutkan terkait identitas adik Kang Tae-joo, Kang Sun-young. Sebagian penonton mungkin telah menebaknya sejak kelebihan dari Esa episode sebelum ini, termasuk Saya. Tetapi mengetahui tebakan itu presisi, tetap saja Eksis Emosi kaget.

Di sisi lain, sidang berikut Melangkah. Fana Tae-joo Tetap berjuang memburu pelaku sebenarnya dari kasus ini. Beliau tetap pontang-panting dari Esa Loka ke Loka lain ciptakan mencari bukti dan petunjuk apapun itu Nan meraih ia gunakan ciptakan menangkap pelaku.

Namun, Nan Membikin Saya kesal, lagi-lagi di sini Tae-joo menguji bekerja Baju berdua Si-young. Padahal Beliau Jernih-Jernih paling tahu perangai rekan lamanya itu. ujungnya, bukannya meraih petunjuk sesuai deal, ia malah dibuat babak belur oleh Si-young dan antek-anteknya.

Tersisa dua episode lagi sebelum drama ini akan tamat. Entah bagaimana di masa depan penutup ceritanya, Saya akan tetap menantikan bagian terakhir The Scarecrow pekan Ambang.

Editor : Lintang Siltya Utami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *