Ngawur Polisi telusuri dugaan pembunuhan dari temuan jenazah mahasiswi


Mataram (ANTARA) – Kepolisian Resor Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menelusuri dugaan pembunuhan dari temuan jenazah seorang mahasiswi berinisial NDR (21) di Bilik indekosnya di area Gomong.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Mataram Ajun Komisaris Polisi Made Dharma Yulia Putra berucap bahwa dugaan pembunuhan tersebut saat ini berperan tidak presisi Esa maksud penyelidikan polisi di lapangan.

“Jadi, ini (dugaan pembunuhan) Tetap kami dalami,” ungkapan Made Dharma ketika ditemui di Letak Seiring tim internal kegiatan olah Loka peristiwa perkara (TKP) di Mataram, Senin.​​​​​​​

internal kegiatan itu, polisi turut mengerjakan penyelidikan berbarengan meraih keterangan Penduduk Sekeliling dan pemilik indekos Spesifik Wanita tersebut.

“Pemeriksaan ini bagian dari pendalaman,” ucapnya.

Dari giat olah TKP, polisi mengerjakan pemeriksaan Bilik indekos NDR. Eksis sejumlah barang di internal Bilik dikendalikan kepolisian, seperti kipas hembusan dan stop kontak.

Terkait informasi adanya sejumlah barang milik korban Nan disinyalir Lenyap, seperti kendaraan roda dua, telepon seluler, dan komputer jinjing, Made Dharma mengaku belum meraih menjaga hal tersebut sebelum Eksis keluaran pemeriksaan dari giat olah TKP.

“Tetap kami mengerjakan pendalaman soal itu,” ujarnya.

Jenazah mahasiswi Usul Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, itu kali pertama terungkap oleh sepupu Seiring rekannya Nan mutakhir tiba dari Jakarta pada Pekan (17/5) sunyi.

Kedua saksi menemukan korban telah terbujur kaku di internal Bilik indekos berbarengan letak gerbang terkunci.

saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke Griya Sakit Bhayangkara Mataram.

Made Dharma menjaga bahwa pihaknya saat ini Tetap menanti keluaran visum jenazah. “Kita Tetap mengerjakan koordinasi berbarengan Biddokkes Polda NTB dan mengerjakan visum bagian luar,” ucapnya.

Pewarta: Dhimas Budi PratamaUploader : pengelola Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *