Ngawur Interpol Tangkap Bapak Pembunuh Gadis di Sungai Main Jerman


Interpol menangkap seorang Pria berwarga republik Jerman berusia 67 tahun Nan disinyalir mengerjakan pembunuhan terhadap anak kandungnya seorang diri, Diana S (16). Penangkapan ini mengakhiri misteri kasus penemuan mayat remaja putri Nan dijuluki ‘Gadis di Sungai Main’ di Jerman setelah tersimpan selama seperempat abad.

Dilansir dari Detikcom melalui laporan AFP pada Selasa (19/5/2026), penahanan pra-persidangan terhadap Bapak korban dijalankan sejak Selasa pekan Lampau. jejak legalitas ini diambil setelah kepolisian tercapai menetapkan identitas korban Nan selama dua Dasawarsa Tak terungkap.

Kasus lamban ini terungkap berkat program ‘Identify Me’ Nan diinisiasi Interpol sejak 2023 ciptakan menetapkan jenazah Wanita Nan terdeteksi tewas secara mencurigakan di Eropa. Korban mula sekali terdeteksi oleh Penduduk Nan melintas di Sungai Main, Frankfurt, pada tanggal 31 Juli 2001 bagian dalam kondisi mengenaskan.

Jasad Diana S terdeteksi terbungkus selimut motif macan tutul cokelat dan ditenggelamkan memanfaatkan penyangga payung sebagai pemberat. Demi memasuki kembali jalur penyelidikan, Interpol sempat menerbitkan peringatan “black notice” pada tahun 2024 Nan memuat rinci kondisi korban.

“Gadis itu merasakan pas melimpah luka, Nan menunjukkan penganiayaan Nan berkepanjangan dan parah,” ungkapan peringatan Interpol itu.

Tim forensik menemukan kabar kekerasan ekstrem pada tubuh korban, termasuk bekas luka bakar rokok dan Abnormal pada telinga kiri dikarenakan penganiayaan. Selain itu, korban Nan diperkirakan bermigrasi ke Jerman sejak Mini dari wilayah Afghanistan, Pakistan, atau India utara ini juga merasakan patah tulang.

“Ini termasuk patah tulang di kedua lengan atas Nan sembuh bagian dalam letak Nan tidak akurat,” ungkapan Interpol.

Penyelidikan intensif Nan mengikutsertakan seruan publik serta laporan dari masyarakat ujungnya membuahkan output penting setelah dua puluh tahun buntu. Keberhasilan ini sebagai pencapaian keenam dari promosi ‘Identify Me’ Interpol Nan ketika ini Tetap Berikhtiar merampungkan 41 kasus serupa lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *