MAJALENGKA, KOMPAS.com – Kasus pembunuhan bocah SD berinisial MRS (11) Nan terungkap tewas di toilet Musala At-Taubah, Desa Sadasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, ujungnya meraih babak penutup.
Pengadilan Negeri (PN) Majalengka menjatuhkan vonis pidana Wafat kepada G (24) internal sidang putusan Rabu (13/5/2026).
Vonis tersebut sekaligus menghentikan rangkaian melebar penyelidikan dan persidangan kasus Nan sempat menggegerkan Penduduk Majalengka sejak Oktober 2025 Lampau.
lafal juga: Pembunuh Bocah SD di Toilet Masjid Majalengka Divonis Wafat, kelebihan berat banget dari Tuntutan Jaksa
Berawal dari Modus selidik Toilet
Berdasarkan bukti persidangan, terdakwa terungkap berkeliling memakai sepeda motor berdua maksud mencari anak Pria hasilkan melampiaskan nafsu seksual menyimpang.
ketika itu, korban Nan Tetap berusia 11 tahun center bermain sepeda di Sekeliling area masjid.
Terdakwa kemudian mendekati korban berdua modus menanyakan Letak toilet dan mengiming-imingi Duit agar korban bersedia ikut menuju Bilik guyur musala.
Namun di Letak tersebut, korban sempat merasakan curiga dan Berjuang melarikan diri sebelum ujungnya merasakan kekerasan fisik hingga Tak sadarkan diri.
Majelis Hakim mengemukakan bahwa setelah mengerjakan kekerasan seksual, terdakwa Berikhtiar menghapuskan jejak berdua menenggelamkan tubuh korban ke internal bak guyur.
Hal tersebut dikerjakan agar Mortalitas korban terlihat seperti kecelakaan tenggelam.
lafal juga: bukti anyar Bocah Dibunuh di Toilet Masjid Majalengka: Dijanjikan Rp 700 Ribu, Korban Sempat kisah ke Nenek
Sempat diperkirakan Korban Terpeleset
Kasus ini sempat Membikin geger Penduduk Majalengka setelah korban terungkap meninggal Bumi di internal toilet musala berdua luka di bagian kepala dan leher.
Pada mula penemuan jasad, korban sempat diperkirakan meninggal dikarenakan terpeleset di Bilik guyur.
Namun pihak keluarga Meletakkan kecurigaan Akbar setelah menyaksikan adanya kejanggalan pada luka di tubuh korban.
Keluarga kemudian menginginkan pihak kepolisian mengerjakan penyelidikan kelebihan berikut hasilkan menyingkap penyebab Mortalitas bocah tersebut.
lafal juga: Sosok Pembunuh Bocah 11 Tahun di Toilet Masjid Majalengka, Polisi Dalami Dugaan Asusila
Terungkap Lewat keluaran Forensik dan Rekaman CCTV
Misteri Mortalitas bocah SD ini ujungnya menemui titik papar setelah polisi mengerjakan pemeriksaan forensik (autopsi) dan melindungi rekaman kamera CCTV di Sekeliling Loka peristiwa perkara (TKP).
Dari rekaman tersebut, terungkap bahwa terdakwa sempat Seiring korban sesaat sebelum peristiwa tragis itu menyusuri.