Ngawur Pembunuh Satpam di Sukomanunggal Surabaya Tertangkap, Motif Pinjol


Kamis, 14 Mei 2026 – 11:58 WIB

Surabaya, VIVA Jatim – Kasus pembunuhan petugas keamanan alias Satpam Nan jasadnya terdeteksi berlumuran darah di pos jaga lorong Sukomanunggal Jaya, Kota Surabaya, pada Senin, 11 Mei 2026, ujungnya terungkap. Pelaku ternyata rekan kerja sekaligus sahabat korban. Merupakan OAP, cowok berusia 26 tahun.



Satpam Tewas Bersimbah Darah di Sukomanunggal Surabaya, diperkirakan Korban Pembunuhan

OAP tega menghabisi rekan karibnya tersebut dikarenakan persoalan pinjaman daring (Pinjol) Nan dipakai Seiring hingga berujung cekcok ketika Anjlok tempo pembayaran utang.

Korban berinisial D, lelaki berusia 48 tahun (lebih masa lalu ditulis 34 tahun). D meninggal berbarengan jejak tragis, jasad terdeteksi berlumuran darah dikarenakan sejumlah luka tusuk di sekujur tubuh.


img_title

Mayat Misterius di Sememi Surabaya Tinggal Tulang Belulang, Polisi Selidiki

Awalnya Polisi menduga Kalau D meninggal setelah berperan sasaran perampokan lantaran telepon raih korban Lenyap, Fana sepeda motor Tetap berada di Letak peristiwa Komplit beserta kuncinya.

Namun, setelah penyelidikan intensif dikerjakan, pelaku tercapai ditahan susut dari enam jam setelah jasad korban terdeteksi.


img_title

Pembunuh Kuli Bangunan di Wonokusumo Surabaya ditahan, Motif Cemburu

Pelaku selama ini juga berprofesi sebagai Satpam di Letak tersebut, Baju seperti korban. Polisi melindungi pelaku mengerjakan langkah pembunuhan seorang diri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Akbar Surabaya Ajun Komisaris Akbar Polisi Edy Herwiyanto berucap, motif pembunuhan bermula dari persoalan pinjaman daring Nan diajukan pelaku dan digunakan Seiring korban.

“Motif pembunuhan diawali permasalahan pinjol. Menurut pengakuan tersangka, Duit pinjaman itu digunakan Seiring antara tersangka dan korban,” ujar Edy, Kamis, 14 Mei 2026.

Belakangan kemudian, tampak perselisihan terkait tanggung tanggapi pembayaran utang hingga menimbulkan pertengkaran diantara pelaku dan korban.

“Setelah mereka berkomunikasi, Eksis ketersinggungan terkait pertanggungjawaban pembayaran pinjaman tersebut. Dari percekcokan itulah ujungnya tersangka mengerjakan pembunuhan terhadap korban,” lanjutnya.

internal kondisi emosi, pelaku kemudian menikam korban berkali-kali memanfaatkan pisau.

“Korban ditusuk pada bagian leher dan dada sehingga berujung meninggal Bumi,” singkatnya.

Peristiwa pembunuhan itu melangkah di Pos Satpam Graha Darmo Satelit Town pada Pekan, 10 Mei 2026 Sekeliling pukul 22.00 WIB. ketika peristiwa, kondisi Letak pas Sunyi dikarenakan gedung tersebut telah lamban mangkrak.

Kepala Kepolisian Sektor Sukomanunggal Komisaris Polisi Muhammad Akhyar lebih masa lalu menuturkan, kasus ini kali pertama terungkap setelah Kepala Security bernama Sutarno, mengalami curiga lantaran lampu pos keamanan Tetap menyala hingga pagi masa. Padahal, sesuai jejak kerja operasional, lampu Semestinya telah dipadamkan sebelum subuh.

Halaman lalu

Sutarno kemudian mencari keberadaan korban, termasuk memeriksa ke musala dikarenakan korban dikenal Giat beribadah. Namun korban Tak terdeteksi di Letak tersebut.

img_title



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *