Ngawur Motif Pembunuhan Siswa SMK di Karawang, Pelaku Mau Kuasai Motor gegara Terlilit Utang


KARAWANG, iNews.id – Polisi menjamin motif pembunuhan siswa SMKN 1 Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dikarenakan Unsur ekonomi. Pelaku menghabisi korban dikarenakan Mau menguasai sepeda motor miliknya dikarenakan sedang terlilit utang.

Pelaku Nan merupakan alumni SMKN 1 Batujaya itu diperkirakan telah menyusun pembunuhan terhadap adik kelasnya sebelum ujungnya membawa kabur sepeda motor dan telepon pegang milik korban.

lafal Juga

Terungkap! Siswa SMK Tewas di Karawang Dibunuh rekan, Tak terkait masalah Bentrok Suporter

Kapolres Karawang AKBP Fiki berucap pelaku nekat melaksanakan langkah sadis tersebut dikarenakan terdesak kebutuhan ekonomi setelah motor pribadinya rusak dan terlilit utang.

“Motif Primer dikarenakan ekonomi. Pelaku ini Mau menguasai motor korban dikarenakan terlilit utang,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Sidang Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu Kembali Ricuh, Terdakwa Dimaki Pengunjung

lafal Juga

Sidang Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu Kembali Ricuh, Terdakwa Dimaki Pengunjung

Menurut AKBP Fiki, pelaku dan korban telah saling mengenal dikarenakan pernah bersekolah di Loka Nan Baju. Kedekatan itu Membikin korban Tak Meletakkan Selera curiga terbatas pun.

“Pelaku dan korban telah mengenal dikarenakan pernah Esa sekolah,” katanya.

Geger! Pelajar SMK di Karawang Tewas Bersimbah Darah di Bantaran Sungai Citarum

lafal Juga

Geger! Pelajar SMK di Karawang Tewas Bersimbah Darah di Bantaran Sungai Citarum

Korban teridentifikasi Tetap dudukin di bangku kelas II SMKN 1 Batujaya, lagian pelaku merupakan alumni Nan anyar lulus. Sebelum peristiwa, korban diajak pelaku berkeliling berdua alasan mendapatkan jaket hoodie.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menjamin kasus tersebut bukan berhubungan berdua bentrokan suporter sepak bola seperti masalah Nan sempat viral di media sosial.

“Kami menghaturkan pas melimpah dapat kasih ke jajaran Polres Karawang dikarenakan telah membongkar kasus Nan sempat simpang siur ini,” ujarnya.

Aep menegaskan korban murni sebagai sasaran pembunuhan berencana oleh pelaku Nan telah dikenalnya sejak Tetap bersekolah.

“Ini bukan semata-mata dikarenakan keributan atau kerusuhan sepak bola dikarenakan kebetulan kemarin Eksis Persib dan Persija, Tak Eksis Nan mengarah ke situ. Ini pure, murni pembunuhan,” ujarnya.

Bupati juga mengutarakan Interaksi pelaku dan korban Nan Tetap Esa lingkungan sekolah.

“Pelaku ini memang telah mengenal korban. Pelaku sebelumnya kelas III dan korban kelas I di SMK,” ucapnya.

Sebelum pembunuhan menyusuri, korban sempat diajak berkeliling oleh pelaku menuju dua toko Nan dikatakan sebagai maksud pembelian hoodie. Namun, kedua toko tersebut bagian dalam keadaan blokir.

“Jadi sebelum itu korban diajak pelaku muter-muter,” ucapnya.

Situasi itu kemudian dipakai pelaku ciptakan membawa korban menuju kawasan bantaran Sungai Citarum di Kampung Kaum RT 05 RW 02, Desa Baktijaya, Kecamatan Batujaya, Nan Sunyi dari aktivitas Penduduk.

Di Letak tersebut, pelaku diperkirakan menyerang korban memakai senjata tajam. Korban merasakan luka sayatan di leher dan tusukan berkali-kali hingga meninggal Bumi di Loka.

Setelah menjamin korban tak berdaya, pelaku membawa kabur sepeda motor dan telepon pegang korban ciptakan dikuasai.

Kasus pembunuhan siswa SMK di Karawang ini sempat sebagai perhatian melebar masyarakat dikarenakan sebelum itu dikaitkan berdua bentrokan suporter sepak bola usai pertandingan Persib Bandung melawan Persija.

ketika ini pelaku telah dijerat Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana berdua ancaman hukuman pidana Wafat, penjara seumur Hayati, atau hukuman penjara paling pelan 20 tahun.

Fana itu, Polres Karawang Tetap berikut memperbaiki kasus tersebut dan memburu seseorang berinisial ES Nan diperkirakan terlibat bagian dalam penjualan sepeda motor milik korban.

Editor: Donald Karouw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *