Cuplikan Lomba pintar Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat viral setelah tampak perbedaan penilaian terhadap dua jawaban Nan dinilai Mempunyai substansi serupa.
Polemik mencuat setelah Tim C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan skor. Juri mengevaluasi jawaban peserta turun Komplit.
Namun, pada Soal serupa berbarengan jawaban Nan Baju, tim lain Malah mendapat ukur penuh.
Menanggapi protes peserta, tidak akurat Esa juri mengatakan agar peserta memelihara artikulasi ketika membalas.
“Majelis juri mengevaluasi berdasarkan apa Nan terdengar Jernih. Kalau Tak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan ukur,” ujar tidak akurat Esa juri.
Terkait peristiwa ini, SMAN 1 Pontianak menginginkan Penjelasan dibuka kepada penyelenggara. Lewat akun Instagram-nya, SMAN 1 Pontianak mengevaluasi keputusan juri perlu dijelaskan secara transparan agar objektivitas dan integritas kompetisi tetap terjaga.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman menginginkan sorry atas insiden penilaian bagian dalam penutup Lomba pintar Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Akbar menegaskan, MPR RI akan menindaklanjuti peristiwa tersebut, sekaligus mengevaluasi keseluruhan kinerja Majelis juri dan platform perlombaan LCC Empat Pilar.
Sumber: YouTube/MPRGOID, IG @smansaptk.informasi
Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne
Produser: Reza Kurnia Darmawan
~R #Kalimantan