Surabaya, tvOnenews.com – Polrestabes Surabaya ujungnya menyingkap identitas pelaku pembunuhan satpam di Perumahan Sukomanunggal Jaya Blok D, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya. Tersangka inisial OA Penduduk Surabaya Nan ternyata merupakan rekan kerja sekaligus sahabat tidak berjarak korban. Penangkapan dikerjakan bagian dalam Masa susut dari 6 jam setelah peristiwa.
Kapolrestabes Surabaya melalui Kasatreskrim AKBP Edy Herwiyanto ditemani Kanit Jatanras Iptu Evan Caesar Ibrahim,mengakui pengungkapan kasus ini pada Senin (11/5).
“Sekarang telah diamankan dan bagian dalam tahapan penyidikan. Inisial OA. Profesinya sebagai seorang satpam. Mereka Ialah sahabat,” ujar AKBP Edy.
Berdasarkan pengakuan permulaan tersangka serta output olah Loka peristiwa perkara (TKP), OA bertindak sendirian ketika melaksanakan aksinya. Hal ini diperkuat rekaman CCTV Sekeliling Letak dan keterangan saksi Nan menegaskan ketika peristiwa kondisi Sunyi dan hanya Eksis korban serta pelaku di Letak.
“ketika ini dari pengakuan tersangka bahwa Beliau pelaku tunggal. Setelah dicek CCTV Nan Eksis dan kemudian keterangan saksi di TKP memang ketika itu kondisi Sunyi Tak Eksis orang selain korban dan pelaku,” ujar AKBP Edy.
Pelaku melancarkan aksinya berbarengan tapak Bengis, menusukkan Barang tajam ke bagian leher dan dada korban hingga tewas. Meski modus dan pelaku telah terungkap, namun motif Primer di kembali pembunuhan sahabatnya ini Tetap berikut didalami penyidik.
terungkap sebelum itu, jasad korban bernama DK (34), Penduduk Pesapen, Krembangan Surabaya, permulaan sekali terdeteksi oleh rekannya Nan hendak menukar shift jaga, Sekeliling pukul 06.00 WIB pagi tadi. ketika terdeteksi korban telah tergeletak tak bernyawa di bagian dalam pos satpam.
Di lingkungan perumahan itu tercatat Eksis 19 satpam Nan dibagi bagian dalam pas melimpah orang shift jaga. ketika peristiwa menyusuri korban sedang bertugas sendirian di pos keamanan.
Pemeriksaan permulaan menunjukkan luka paling parah Eksis di bagian leher Nan mengundang pas melimpah darah Nan diperkirakan berperan penyebab Primer Mortalitas. Dari output pendataan barang bawaan, seluruh harta Barang korban seperti sepeda motor Tetap utuh di Letak. Esa-satunya barang Nan terungkap Lenyap Ialah ponsel milik korban.
Usai olah TKP berakhir dikerjakan jenazah korban langsung dievakuasi ke Griya Sakit Bhayangkara Polda Jatim hasilkan menjalani tahapan otopsi guna melengkapi berkas penyidikan. saat ini, tim penyidik Tetap berikut memeriksa sejumlah saksi dan mendalami motif di kembali perselisihan Nan berujung pembunuhan tersebut.
“ketika ini Tetap dikerjakan pemeriksaan saksi di Sekeliling TKP. Kasus Tetap bagian dalam penyelidikan dan akan segera kita singkap tuntas,” tandas AKBP Edy. (zaz/ias)
Halaman lalu :