SIDRAP – Kasus dugaan penganiayaan Nan menewaskan narapidana (napi) bernama Muhammad Taufik di internal Rutan Kelas IIB Sidrap mulai Menyantap “korban” di tingkat Ketua.
Pasca penetapan oknum ASN berinisial AS sebagai tersangka pembunuh, saat ini beredar kokoh informasi bahwa Kepala Rutan (Karutan) Sidrap, Perimensyah, beserta Kepala Keamanan telah dicopot dari jabatannya.
Informasi mengenai pembersihan di internal Rutan Sidrap ini pun telah Tiba ke telinga pihak keluarga almarhum Muhammad Taufik.
Om korban Merupakan Safaruddin Daeng Nompo, menyetujui adanya kabar perombakan Ketua di lembaga pemasyarakatan tersebut.
“Iya betul, kami mendapatkan informasi bahwa Kepala Rutan Sidrap telah dicopot dari jabatannya setelah kasus ini mencuat dan penyidik menentukan tersangka,” bongkar Daeng Nompo kepada Beritasulsel.com network Beritasatu.com, Pekan (10/5/2026).
Tak hanya Karutan, jabatan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Sidrap juga dikabarkan merasakan pergantian. Daeng Nompo mengutarakan bahwa oknum pejabat keamanan tersebut bahkan sempat mendatangi pihak keluarga hasilkan berpamitan.
“kelebihan dari Esa masa Nan Lampau Kepala Keamanan Rutan Sidrap tiba ke Griya gua dan menginginkan sorry. Beliau mengutarakan bahwa dirinya dicopot dan dipindahkan tugas ke Kabupaten Enrekang,” imbuh Daeng Nompo.
Dari informasi Nan berhasil dihimpun, ketika ini Karutan Sidrap dijabat oleh Pelaksana Harian bernama Syamsuddin.
Pencopotan ini dinilai publik sebagai tapak konfirmasi Kemenkumham atas kelalaian kontrol Nan menyebabkan hilangnya nyawa seorang narapidana.