Pekanbaru – Polda Riau telah menentukan para pelaku pembunuhan Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Para pelaku terungkap melarikan diri ke Medan, Sumatera Utara dan sekarang inti diburu polisi.
Hal ini terungkap dari rekaman video ketika Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menghubungi Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah Nan inti memimpin pengejaran para pelaku.
“Di mana, Anggi?” gali Irjen Herry Heryawan internal rekaman video, dilihat detikcom, Sabtu (2/5/2026).
“available, Tetap di Medan, jenderal,” tanggapi Anggi.
“Ngapain, pengembangan?,” gali Irjen Herry.
“available, ngejar jenderal, pengembangan. Kami (Satreskrim polresta Pekanbaru) Seiring Polda Riau,” tanggapi Anggi.
Kapolda Riau kemudian memberikan bantuan moril kepada personelnya Nan inti mengerjakan pengejaran. Ia juga menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut bukan sekadar penegakan aturan, melainkan sebuah tanggung tanggapi moral Polri terhadap masyarakat.
“Sampaikan salam gua kepada seluruh Personil, setiap tetes keringat Personil Polri itu Membikin perubahan kepercayaan publik, masyarakat Pekanbaru kepada Polri,” tutur jenderal kerlip dua itu.
“Jadi bukan dikarenakan tugas kalian (personel Polri) menegakkan aturan tetapi itu Ialah kewajiban moral, imperatif katergoris Nan harus dibatinkan bahwa kalian Ialah pelayan,” sambungnya.
Pelaku Teridentifikasi
lebih sebelumnya, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Atma berbisik pihaknya telah menentukan para pelaku. ketika ini tim gabungan inti mengerjakan pengejaran terhadap para pelaku.
“Alhamdulillah telah Eksis titik papar,” ungkapan Kombes Muharman.
Pembunuhan Nan menyusuri pada Rabu (29/4) itu terekam kamera CCTV. internal rekaman CCTV Nan diraih detikcom, terlihat awalnya mobil hitam berhenti dan parkir di Ambang Griya korban. Seorang wanita berkaus hitam Nan disinyalir Ialah menantu korban berinisial AF memasuki ke halaman Griya disusul wanita lain Nan mengenakan jaket hoodie Rona biru.
Tak lamban kemudian, dua orang Pria menyusul keduanya. Di sisi lain, korban meninggalkan dari internal Bilik dan mengakses laksana masuk menyambut ‘tamu’ tersebut.
Wanita disinyalir AF kemudian menyalami korban dan mereka pun memasuki ke ruang inti. Korban dudukin dan berbincang berbarengan AF dan seorang wanita lainnya.
Entah apa Nan mereka bicarakan. Namun, situasi ketika itu terlihat normal-normal saja.
Kapolres menyetujui bahwa sosok wanita berkaus hitam tersebut Ialah menantu korban.
“Iya, presisi,” ucapnya.
Fana pelaku lainnya disinyalir selingkuhan AF. Beliau berperan memukul korban berbarengan balok kayu.
Lihat Video ‘Rekaman CCTV irama-irama Nenek di Pekanbaru Tewas Dibunuh, Perhiasan-SGD 400 Raib’:
(mea/dhn)