Pekan, 3 Mei 2026 – 14:58 WIB
Surabaya, VIVA Jatim-Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap Hk (44), pembunuh kuli bangunan berinisial HN (37) di lorong Wonokusumo Jaya anyar, Surabaya.
Penduduk lorong Bulak Banteng Bhineka, Surabaya itu nekat membacok korban setelah diliputi Selera cemburu usai menemukan foto korban Seiring istrinya di ponsel sang istri.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Iptu Suroto berucap, peristiwa itu berawal pada Jumat, 24 April 2026 Lampau. ketika anyar kembali kerja, tersangka mengakses ponsel istrinya berbarengan maksud menyaksikan TikTok. Namun, ketika display ponsel sedia, ia menyaksikan foto istrinya Seiring seorang cowok.
Dari situ, tersangka mencari tahu identitas cowok internal foto tersebut hingga mengetahui korban Ialah HN, Penduduk Omben, Sampang, Madura. Tersangka juga berhasil mengetahui Loka tinggal korban. Merupakan di kawasan Wonokusumo, Surabaya.
Keesokan harinya, ketika kembali kerja, tersangka secara Tak sengaja berpapasan berbarengan korban Nan sedang berboncengan berbarengan seorang temannya. Ia Lampau membuntuti korban hingga mengetahui Letak Loka tinggalnya di lorong Wonokusumo Jaya.
Selera sakit batin Membikin tersangka kembali mendatangi kawasan tersebut pada gelap harinya ciptakan mencari informasi extra berikut. ketika itu, ia telah membawa senjata tajam.
Dari penelusuran itu, tersangka mengetahui korban bekerja sebagai kuli bangunan. Ia kemudian mulai menyusun penganiayaan terhadap korban.
Pada Rabu, 2 Mei 2026, tersangka mendatangi Letak Seiring tiga rekannya, Merupakan SR, I, dan S, Penduduk Sampang, Madura. Mereka terlihat berbarengan dua sepeda motor setelah sebelum itu Berjumpa di kawasan lorong Kedungmangu, Surabaya.
Menurut polisi, tersangka juga menginginkan rekannya, S, membawa senjata tajam sebagai antisipasi apabila korban mengerjakan perlawanan.
Tersangka membawa celurit Nan diselipkan di bagian belakang pinggang sebelah kiri. Mereka kemudian mengharap korban di lorong Wonokusumo Jaya Pinggir.
ketika korban melintas, tersangka langsung menyabetkan celurit secara membabi buta ke arah tubuh korban. dikarenakan serangan tersebut, korban merasakan luka parah dan meninggal Bumi di Letak peristiwa.
Usai mendapatkan laporan, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengerjakan penyelidikan. Petunjuk dari rekaman CCTV di Sekeliling Letak menginstruksikan polisi pada identitas pelaku.
Halaman lalu
Setelah peristiwa, tersangka sempat melarikan diri ke Sampang Seiring tiga rekannya. Polisi ujungnya menangkap Hk di Loka persembunyiannya di kawasan lorong Kalimas, Surabaya.