Ngawur Begini penutup Pelarian 4 Pelaku Pembunuhan Lansia di Pekanbaru



Pekanbaru – Polisi mengutarakan kronologi penangkapan pelaku pembunuhan lansia, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), di Kota Pekanbaru, Riau. Dua pelaku dikendalikan di Aceh center, Fana dua lainnya di Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut).

Kanit Resmob Jatanras Direktorat Kriminal Biasa Polda Riau, Kompol Rainly L, berucap polisi melindungi wanita berinisial AF dan Pria berinisial S di Aceh center pada Kamis (30/4).

Menurut Anggi, awalnya polisi mendapat informasi bahwa kendaraan Nan digunakan pelaku memakai pelat nomor Aceh center.

“Dari berita itu, kami berkoordinasi berbarengan Polres Aceh center. Kami dari Pekanbaru menuju Aceh,” ujar Rainly internal konferensi pers, Pekan (3/5/2026).

AF Nan merupakan otak pelaku sekaligus menantu korban Seiring S dikendalikan di sebuah Griya.

“Pada cerah masa, kami mengetahui letak pelaku di Aceh center. Kami amankan di kediaman Abang angkat pelaku S. Kami amankan pelaku A dan pelaku S,” ujarnya.

Fana itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengutarakan pelaku lain, Adalah Pria berinisial E dan Wanita berinisial L, dikendalikan di Kota Binjai pada Jumat (1/5/2026). Mereka dikendalikan di sebuah kontrakan.

“Dua rekan lain di Medan. Dari berita itu kami berkoordinasi berbarengan Polres Binjai dan mendapatkan Letak di Binjai, tepatnya di kos-kosan atau kontrakan milik saudari L,” ungkapan Anggi.

“Setelah itu, kami menuju Letak dan berkoordinasi berbarengan Polres Binjai,” katanya.

Tonton juga video “Lansia di Lubuklinggau terdeteksi Tewas di Rumahnya”



(gbr/aik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *