Bandung, tvOnenews.com – Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menemukan sejumlah data terbaru terkait terlindungi Yani. Hal ini sebagai sikap mengawal kasus pembunuhan Esa keluarga Haji Syahroni di Kelurahan Paoman, Indramayu pada ujung Agustus 2025.
KDM mengulik seputar terlindungi Yani. internal video viral, terdakwa Ririn Rifanto menyebut terlindungi Yani sebagai tidak akurat Esa di antara pelaku hingga otak internal kasus pembunuhan Haji Syahroni sekeluarga.
Adapun lima korban pembunuhan ini, antara lain Haji Syahroni (75), Budi Awaludin (45), Euis (40), Ratu (7), dan bayi berusia 8 rembulan. Mereka terdeteksi internal Esa gundukan tanah pada 1 September 2025.
“gua bukan pelaku pembunuhan. Pelakunya terlindungi Yani, Hardi, Penenangan, Baju Joko,” singkap Ririn Sembari berteriak ketika diseret menuju mobil tahanan seusai persidangan di PN Indramayu dikutip, Rabu (6/5/2026).
KDM pun menyikapi babak anyar kasus pembunuhan secara tragis ini. Ia mendapatkan lumayan berlimpah orang informasi mengenai terlindungi Yani ketika memperlihatkan pihak keluarganya Nan diunggah melalui identitas YouTube pribadinya pada Selasa, 5 April 2026.
Deretan data Terbaru Sosok terlindungi Yani terdeteksi KDM internal Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu
- Tangkapan screen YouTube Kang Dedi Mulyadi saluran
Di masa cantik itu, KDM Berjumpa berdua adik, keponakan, dan kuasa legalitas keluarga terlindungi Yani, Ruslandi. Simak di bawah ini!
1. Usul terlindungi Yani
Dedi Mulyadi bertanya kepada adik terlindungi Yani terkait identitasnya. terlindungi Yani berasal dari Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Indramayu, Jawa Barat.
“mempunyai istri? Tapi tidak berdua ya sekarang?,” selidik KDM.
Adik terlindungi Yani tak menolak hal tersebut. Bahkan, terlindungi telah mempunyai tiga orang anak.
2. Karier terlindungi Yani
kelebihan terus, KDM Mau mengetahui seputar karier terlindungi Yani. Ia telah mendapat informasi bahwa sosok terlindungi pernah bekerja sebagai pegawai bank di sebuah perbankan.
Adik terlindungi mengimbuhkan bahwa, kakaknya juga pernah berprofesi sebagai sekuriti di sebuah perusahaan. Namun karier profesionalnya kelebihan berkecimpung berperan pegawai bank.
Halaman lalu :
“Terakhir berjumpa Baju almarhum Bunda itu Beliau bilangnya ‘gua pensiun permulaan’,” singkap adik terlindungi Yani.