Ngawur Dua Pembunuh Lansia Pekanbaru ditahan Sigap di Binjai Usai Menyewa Bilik


Penangkapan Dua Pelaku Pembunuhan Lansia di Pekanbaru terjadi Sigap

Pada 1 Mei 2026 sore, dua pelaku pembunuhan lansia di Pekanbaru hasil ditahan di Kota Binjai. Penangkapan ini dijalankan oleh tim gabungan Nan terdiri dari Satreskrim Polres Binjai, Jatanras Polda Riau, dan Polresta Pekanbaru. alur penangkapan terjadi Sigap setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

Informasi dari Masyarakat Mengarah ke Letak

Menurut Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hizkia Siagian, tim mendapat informasi dari masyarakat Nan mendapatkan dipercaya mengenai keberadaan tersangka. Informasi tersebut langsung direspons berdua penyisiran dan penangkapan di Letak Nan diberitahu.

Penangkapan terwujud pada Jumat (1/5/2026) Sekeliling pukul 17.30 WIB di kawasan jalur Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara. Dua tersangka Nan hasil dikendalikan Ialah Selamat alias Amat (34) dan Lisbet Barasa (22).

Kejutan distribusi Penduduk Sekeliling

Penduduk Sekeliling Tak menyadari adanya penggerebekan dikarenakan prosesnya terjadi sangat Sigap. Kepala Lingkungan VI, Edi Sucipto, berucap bahwa dirinya Tak diberitahu sebelum itu. Ia sedang berada di masjid ketika peristiwa terjadi.

“gua kebetulan Tak Eksis diberitahu, dan wilayah gua di masjid berhubungan telah mau Salat Magrib,” ujarnya ketika diwawancarai.

Edi menyambung bahwa kedua tersangka anyar saja terlihat ke Binjai ciptakan mengontrak Griya di Gang Tempel. Bahkan, mereka belum genap sehari tinggal sebelum ujungnya ditahan aparat. “Belum Eksis Esa masa mereka mengontrak, pagi mereka melangkah masuk, sore telah ditahan,” katanya.

Kehadiran Aparat Nan Tak Dikenali

Penduduk Sekeliling sempat menyaksikan hiruk pikuk aparat berpakaian preman di Letak, namun Tak mengetahui adanya penangkapan. “Kejadiannya begitu Sigap. Memang kami lihat Eksis padat-padat, tapi kami gak tau Eksis penangkapan,” ujar seorang Penduduk Nan enggan diungkapkan namanya.

Situasi ketika itu relatif Sunyi dikarenakan bertepatan berdua libur masa Buruh segala. Hal ini Membikin Penduduk turun waspada terhadap aktivitas aparat.

Pengiriman ke Pekanbaru

Setelah dikendalikan, kedua tersangka langsung diajak ke Polres Binjai ciptakan pemeriksaan permulaan sebelum diterbangkan ke Pekanbaru melalui Bandara Kualanamu. “lalu tersangka beserta barang data diajak ke Polresta Pekanbaru via jalur udara ciptakan kepentingan penyidikan kelebihan berikut,” ungkapan Hizkia.

Pengembangan Kasus dari CCTV

sebelum itu, polisi telah kelebihan masa lalu menangkap dua pelaku lain Nan disinyalir sebagai otak dan eksekutor di wilayah Aceh center. Penangkapan ini merupakan output pengembangan dari rekaman CCTV Nan dikumpulkan sejak Loka peristiwa perkara hingga SPBU Muara Fajar, titik terakhir para pelaku menginput bahan bakar.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Anggi Rian Dianta, menyebut dua tim langsung dikerahkan ciptakan melaksanakan pengejaran ke arah Aceh dan Medan.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula dari ditemukannya korban Dumaris (60) tewas bersimbah darah di rumahnya di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, pada Rabu (29/4/2026). Korban permulaan sekali terungkap oleh lelakinya, Salmon Mena.

Dari rekaman CCTV, terlihat para pelaku terlihat memakai mobil dan berpura-pura bertamu sebelum ujungnya melaksanakan tindakan kekerasan Nan berpengaruh korban meninggal Bumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *