PEKANBARU, KOMPAS.TV – Empat tersangka pelaku pembunuhan wanita berikut usia atau lansia berinisial D (60) di Kota Pekanbaru, Riau, sempat melarikan diri sebelum ujungnya dibekuk pihak kepolisian.
Kepala Bidang Interaksi Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menyebut empat tersangka Merupakan AF, SL, E alias I, dan L kabur ke bagian luar provinsi Riau, ke area Nan berbeda-beda.
Menurut penuturannya, pengejaran terhadap para tersangka itu Tak praktis.
“Pengejaran ini Tak praktis. dikarenakan pelaku begitu mengerjakan aksinya sempat melarikan diri ke area di bagian luar area aturan Polda Riau,” tutur Pandra bagian dalam konferensi pers, Pekan (3/5/2026).
lafal Juga: Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Polisi ujar Terduga Pelaku Positif Narkoba
“Ini telah Tiba ke Sumatera Utara, dan juga telah Tiba di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam,” sambungnya.
Ia menyebut para tersangka ujungnya tercapai ditahan. Dua tersangka ditangani di Aceh center, Aceh, dan dua lainnya di Binjai, Sumatera Utara.
“Tadi sunyi telah dijalankan pemeriksaan terhadap empat orang tersangka tersebut,” tegasnya.
bagian dalam kesempatan Nan Baju, Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman menyebut, dari keempat pelaku Nan diringkus tersebut, AF berperan sebagai otak pembunuhan.
Ia juga berucap AF Tetap Mempunyai Interaksi keluarga berbarengan korban Merupakan menantu.
“Inisial AF sebagai otak pelaku. Ini Tetap Mempunyai Interaksi kerabat berbarengan korban Nan meninggal Bumi. Tetap Eksis Interaksi sebagai menantu dari korban,” jelasnya.
Fana SL berperan mengerjakan pemukulan berbarengan balok kayu. Kemudian E alias I dan L berperan mendukung SL.
“hasilkan empat pelaku ini, dua orang Wanita dan dua orang Pria,” jelasnya.
lafal Juga: Kronologi Pembunuhan Wanita Lansia di Pekanbaru, Pelaku 4 Orang
Muharman menyebut Eksis dua motif bagian dalam kasus tersebut, Merupakan sakit jiwa dan ekonomi.
“Motif kejahatan keji ini Ialah sakit jiwa, berbarengan alasan pelaku ketika sebagai menantu, ketika Tetap tinggal serumah sering dimaki-maki, sering dimarahi oleh korban, ini pengakuan pelaku, serta motif ekonomi Mau menguasai harta-harta milik korban,” jelasnya, diperhatikan dari Breaking News KompasTV.