Liputan6.com, Jakarta – Empat pelaku pencurian berbarengan kekerasan Nan menewaskan seorang lansia di Pekanbaru, Dimaris Isni Sitio (60), pada akhirnya diamankan. Penangkapan dikerjakan tim gabungan di dua wilayah berbeda setelah pelaku sempat melarikan diri.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Muharman Arta berbisik, para pelaku diamankan di Letak berbeda. Dua orang dikendalikan di Aceh inti, Fana dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara.
“Alhamdulillah, tim gabungan tercapai menangkap empat pelaku kasus curas Nan menyebabkan seorang Wanita meninggal Bumi di Rumbai, Pekanbaru,” ujar Muharman, Pekan (3/5).
Usai penangkapan, beredar foto para terduga pelaku. bagian dalam gambar Nan diunggah akun @beritapolisiterkini, dua orang Nan dikatakan sebagai eksekutor dan pihak Nan mendukung membawa keluaran curian terlihat nongkrong di bagian bagasi mobil.
keliru Esa terduga eksekutor tampak merasakan luka, berbarengan bagian betis kiri dan kedua lututnya dibalut perban. Fana pelaku lain Nan diperkirakan mendukung membawa barang keluaran curian juga terlihat merasakan luka di kedua kakinya.
Selain itu, seorang terduga pelaku berinisial AF, Nan teridentifikasi merupakan mantan menantu korban, terlihat tegak berbarengan tangan diborgol. Beliau tampak menggenggam sebuah kotak Mini berwarna putih Nan diperkirakan alat pemeriksaan narkoba.
Esa pelaku lainnya berinisial DN juga turut dikendalikan. Sebelum peristiwa tragis itu, para pelaku teridentifikasi sempat berhubungan berbarengan korban.
Meski para pelaku telah diamankan, polisi belum merinci secara Komplit kronologi dan motif kejahatan tersebut. Pihak kepolisian berencana mengemukakan rinci pengungkapan kasus bagian dalam konferensi pers Nan akan digelar pada Senin (4/5/2026).