Ngawur Empat Pelaku Pembunuhan IRT di Pekanbaru diamankan, CCTV Rekam irama-irama peristiwa


PEKANBARU – Kasus pembunuhan terhadap seorang Bunda Griya tangga (IRT) di Kota Pekanbaru terus terungkap. Polda Riau telah menangkap empat terduga pelaku, Fana bukti-bukti anyar mulai terkuak, termasuk rekaman CCTV Nan merekam irama-irama peristiwa tragis tersebut.

Korban, Dumaris Denny Waty Sitio, terungkap tewas di internal rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4) cahaya. Ia mula sekali terungkap oleh lelakinya, Salmon Mena, internal kondisi tergeletak bersimbah darah.

550x300

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra, berbisik keempat pelaku ketika ini Tetap menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Ditreskrimum Polda Riau.

“Iya presisi, keempat pelaku telah diamankan, dan sekarang internal pendalaman pemeriksaan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Rekaman CCTV di Sekeliling Letak peristiwa sebagai tidak presisi Esa bukti Krusial internal pengungkapan kasus ini. Dari keluaran analisis, terlihat para pelaku tampak memakai sebuah mobil berwarna hitam.

internal rekaman tersebut, seorang wanita berkaus hitam Nan diperkirakan merupakan menantu korban berinisial AF terlihat kelebihan sebelumnya memasuki ke halaman Griya. Ia kemudian disusul oleh seorang wanita lain Nan mengenakan jaket hoodie berwarna biru. Tak pelan berselang, dua orang Pria turut memasuki ke internal area Griya.

Tak pelan kemudian, korban meninggalkan dari internal Bilik dan mengakses gerbang hasilkan menyambut para tamu tersebut. Wanita Nan diperkirakan sebagai menantunya sempat menyalami korban, seolah Tak menyusuri sesuatu Nan mencurigakan.

Namun, setelah itu situasi berubah sebagai tragis. langkah kekerasan Nan berujung pada tewasnya korban diperkirakan menyusuri di internal Griya, meski mendalam Komplit kronologi Tetap didalami oleh pihak kepolisian.

Dari keluaran penyelidikan Fana, usai peristiwa, para pelaku diperkirakan memungut sejumlah barang berharga milik korban, seperti cincin emas, Duit Kontan Sekeliling 400 dolar Singapura, serta lumayan melimpah orang barang elektronik.

Polisi sekarang Konsentrasi menyingkap motif di kembali pembunuhan tersebut, termasuk mendalami Interaksi antara korban dan para pelaku, khususnya dugaan keterlibatan Personil keluarga seorang diri internal kasus ini.

Polda Riau menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini dan melindungi seluruh pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai legalitas Nan Beraksi.@Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *