Pekan, 3 Mei 2026 – 00:30 WIB
Pekanbaru, VIVA – Polisi telah mencokok sebanyak empat orang pelaku pembunuhan sadis disertai perampokan seorang wanita berikut usia bernama Dumaris Isni Sitio (60). Hal itu diungkap Kepala Bidang Interaksi Masyarakat Polda Riau, Komisaris Akbar Polisi Zahwani Pandra Arsyad.
“Iya, akurat telah diamankan. Sekarang bagian dalam pendalaman pemeriksaan,” ujar Beliau dikutip Pekan, 3 Mei 2026.
Kapolres Kota Pekanbaru, Kombes Pol Muharman Arta pun mengamini soal penangkapan keempat pelaku ini. Penangkapan dijalankan pada dua Letak berbeda. Namun, Beliau belum Berbicara lumayan berlimpah soal penangkapan para pelaku. Pasalnya, polisi bakal membeberkannya bagian dalam ekspose kasus besok.
“Tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru tercapai menangkap empat pelaku kasus curas Nan menyebabkan seorang Wanita meninggal Bumi di Rumbai, Pekanbaru. Dua pelaku diamankan di Aceh inti dan dua lainnya ditangani di Kota Binjai, Sumatera Utara,” ujar Kombes Muharman.
sebelum itu diberitakan, Polda Riau menyingkap peran para pelaku pembunuhan sadis disertai perampokan seorang wanita berikut usia bernama Dumaris Isni Sitio (60).
Dari keluaran penyelidikan, polisi menemukan data mutakhir terkait kronologi hingga peran masing-masing pelaku. Polisi menyingkap tindakan pembunuhan tersebut diawali berdua tindak pencurian berdua kekerasan (curas). Korban tewas setelah dipukul memanfaatkan balok kayu secara brutal.
Rekaman kamera CCTV Nan memperlihatkan tindakan para pelaku pun telah beredar besar dan viral di media sosial. Dari keluaran pemeriksaan Fana, polisi telah memintai keterangan empat orang saksi dan mendalami rekaman CCTV Nan terpasang di Griya korban sejak 9 April 2026.
”Dari keluaran pendalaman dan analisis CCTV, penyidik telah mengarah pada Esa orang Nan patut disinyalir sebagai pelaku. Namun kami Tetap membutuhkan alat data Nan lumayan ciptakan memutuskan tersangka,” tutur Kepala Bidang Interaksi Masyarakat Polda Riau, Komisaris Akbar Polisi Zahwani Pandra Arsyad, dikutip Sabtu, 2 Mei 2026.
extra berikut, Pandra mengemukakan bahwa keliru Esa pelaku terungkap oleh keluarga korban. Pelaku tersebut Ialah seorang Wanita berinisial AF Nan merupakan mantan menantu korban. bagian dalam rekaman CCTV, AF terlihat sempat bersalaman berdua korban sebelum peristiwa tragis itu melangkah.
Halaman lalu
Tak hanya itu, bagian dalam rekaman Nan Baju juga terlihat seorang cowok Tak dikenal Nan tampak Seiring AF. cowok tersebut disinyalir sebagai eksekutor Nan memukul korban berdua balok kayu hingga terkapar bersimbah darah. sampai saat ini, identitas cowok tersebut Tetap bagian dalam pendalaman penyidik.