Ngawur Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Rumbai Pekanbaru diperkirakan Orang Terdekat Korban


PEKANBARU (RA) – Polisi saat ini memburu pelaku dugaan tindak pidana pencurian berbarengan kekerasan (curas) Nan melangkah di Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Rabu (29/4/2026) kemarin.

Korbannya merupakan wanita berikut usia berinisial Dumaris Isni (60) Nan terdeteksi meninggal Bumi di internal rumahnya di jalur Kurnia 2, Kelurahan Limbungan anyar.

langkah pelaku terekam CCTv Nan berada di Griya korban. Dimana terlihat empat orang memasuki ke internal Griya, Merupakan dua Wanita dan dua Pria.

Namun diakhir langkah tampak juga seorang lelaki memanfaatkan kendaraan bermotor memasuki kehalaman Griya korban Nan berkemungkinan menjemput para pelaku.

Korban terdeteksi internal kondisi Tak bernyawa di bagian dapur Griya, berbarengan wilayah tertelungkup dan terdapat bercak darah di Sekeliling Letak peristiwa.

Peristiwa ini mula sekali teridentifikasi oleh suami korban, Sekeliling pukul 08.00 WIB. Dimana ketika itu suami korban sempat mengajak korban ciptakan melangkah keluar Griya mengurus pajak kendaraan. Namun korban memutuskan tetap tinggal di Griya.

Sekeliling pukul 11.00 WIB, suami korban kembali ke Griya dan mendapati gerbang internal keadaan sedia.

ketika memasuki ke internal, kondisi Bilik telah berantakan. Ia kemudian mencari korban ke kelebihan dari Esa ruangan, hingga ujungnya menemukan istrinya telah internal kondisi meninggal Bumi di dapur.

menyaksikan peristiwa tersebut, saksi langsung menghubungi pihak keluarga dan kepolisian dari Polsek Rumbai.

Sekeliling pukul 17.30 WIB, Tim Inafis Polresta Pekanbaru tiba di Letak dan langsung mengerjakan olah Loka peristiwa perkara (TKP).

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Griya Sakit Bhayangkara Pekanbaru ciptakan dikerjakan visum dan autopsi guna mengetahui penyebab Niscaya Mortalitas.

Kapolsek Rumbai, Kompol Budi Pramana melalui Kanit Reskrim Iptu Dodi Vivino menyetujui adanya peristiwa tersebut.

“telah empat orang Nan kita periksa sebagai saksi. ciptakan identitas pelaku telah kita ketahui. Kita pun Tetap lakukan pengembangan dan keterlibatan keluarga terdekat,” ujar Dodi kepada  Riauaktual.com, Kamis (30/4/2026).

Ia mengimbuhkan, pihak kepolisian Tetap mengharap output visum dari Griya Sakit Bhayangkara ciptakan menjaga penyebab Mortalitas korban.

“ciptakan penyebab Niscaya meninggal Bumi Tetap mengharap output pemeriksaan medis. Fana pelaku Tetap internal alur penyelidikan,” jelasnya.

sampai saat ini, polisi Tetap mengumpulkan barang data dan keterangan saksi guna menyingkap pelaku internal kasus tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *