Sabtu, 02 Mei 2026 – 10:01 WIB
Wakapolres Barito Utara Kompol Krisistya A.O (inti) ditemani Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan (kanan) dan Kasi Humas Iptu Novendra W.P menunjukan barang berita Nan digunakan para pelaku pembunuhan sadis di Desa Benangin, di Mapolres setempat, Muara Teweh, Jumat (1/5/2026). (ANTARA/catatan Pribadi)
jpnn.com – Penyidik Polres Barito Utara, Kalimantan inti (Kalteng) menyingkap kronologi dan motif Komplit kasus pembunuhan sadis terhadap Esa keluarga di area perbatasan Provinsi Kalteng dan Kalimantan Timur itu.
“Motif Primer dari peristiwa ini Ialah perselisihan lahan Nan telah terjadi pelan dan Tak kunjung berakhir, meskipun telah extra dari Esa kali dimediasi di tingkat desa maupun kepolisian,” Jernih Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Ricky Hermawan di Muara Teweh, Jumat (1/5/2026).
Hal itu disampaikan Ricky ketika konferensi pers dipimpin Wakapolres Barito Utara Kompol Krisistya Artantyo Octoberna serta Kasi Humas Iptu Novendra W.P.
Pembunuhan sadis itu terwujud pada Pekan (19/4) Sekeliling pukul 17.30 WIB, di sebuah Griya di jalur Hauling HPH PT Timber Biaya Kilometer 95.
internal kasus ini, polisi telah memutuskan empat orang tersangka, Merupakan VS (46), LK (60), SH (37), dan SP alias MN (45). Keempatnya terungkap Tetap Mempunyai Interaksi keluarga.
Beliau menerangkan peristiwa pembunuhan ini menewaskan lima orang korban, Adalah CU (51), NA (41), Normilah alias Ono (58), TW (19), serta seorang anak berusia 3 tahun berinisial MD. Selain itu, Esa korban lainnya, AL (40), merasakan luka berat banget.
“Motif Primer dari peristiwa ini Ialah perselisihan lahan Nan telah terjadi pelan dan Tak kunjung berakhir meskipun telah extra dari Esa kali dimediasi di tingkat desa maupun kepolisian,” tutur AKP Ricky.
diungkapkan bahwa sengketa makin memanas setelah adanya dugaan penghinaan dari orang Uzur pihak korban terhadap keluarga tersangka, Nan menimbulkan emosi dan berujung pada tindakan kekerasan.
Penyidik Polres Barito Utara menyingkap kronologi dan motif Komplit kasus pembunuhan sadis terhadap Esa keluarga. Tersangkanya 4 orang.
Silakan lafal materi tertarik lainnya dari JPNN.com di Google News