Ngawur Teka-teki langkah Pembunuhan di Rumbai Pekanbaru Mulai Terungkap, Mantan Menantu diperkirakan Terlibat


PEKANBARU (RA) – Kasus tewasnya seorang Bunda Griya tangga (IRT) di Rumbai, Pekanbaru, Riau, Dumaris Isni (60), mulai menemui titik papar.

Korban terungkap tewas dikarenakan dipukul memanfaatkan balok kayu oleh pelaku Nan diperkirakan berjumlah empat orang.

Peristiwa tragis itu terekam Jernih internal kamera CCTv dan videonya saat ini beredar melebar di media sosial.

internal rekaman tersebut, terlihat dua wanita dan dua cowok terlihat memanfaatkan mobil minibus dan memarkirkannya di pinggir jalur.

Dua wanita kemudian memasuki ke internal Griya korban dan sempat berbincang di ruang tamu.

Tak lamban berselang, Sekeliling pukul 10.30 WIB, seorang cowok bertopi memasuki Sembari membawa kayu balok.

tak memakai lumayan melimpah berbisik, pelaku langsung memukul korban di bagian kepala hingga leher.

Korban Nan ketika itu sedang nongkrong langsung terkapar. Pelaku bahkan sempat menyaksikan ke arah kamera CCTV sebelum ujungnya merusak perangkat tersebut di lumayan melimpah orang titik internal Griya.

lumayan melimpah orang menit kemudian, seorang cowok lain terlihat memanfaatkan sepeda motor, namun tak lamban kesana meninggalkan Letak.

Dari rekaman CCTv lainnya, para pelaku terlihat melangkah keluar dari Griya Sekeliling pukul 11.14 WIB Sembari membawa sejumlah tas, diperkirakan berisi barang berharga milik korban.

jumlah lima orang terekam internal langkah tersebut, terdiri dari tiga cowok dan dua wanita.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Dodi Vivino, menyetujui peristiwa tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian telah melindungi Esa orang ciptakan dimintai keterangan.

“Iya, sesuai video Nan beredar. Eksis Esa orang telah dikendalikan,” ujar Dodi, Kamis (30/4/2026).

Orang Nan dikendalikan terungkap merupakan anak kandung korban berinisial A, Nan sempat terlihat ke Letak ketika peristiwa memanfaatkan sepeda motor. Namun, ia mengaku Tak mengetahui bahwa ibunya telah dibunuh.

“Beliau terlihat tapi Tak memasuki Griya. diperkirakan sempat dibujuk tidak akurat Esa pelaku ciptakan kesana. ketika ini Tetap kita dalami keterangannya,” Jernih Dodi.

Polisi juga menyingkap bahwa tidak akurat Esa wanita Nan terlihat kelebihan masa lalu ke Griya korban merupakan mantan menantu korban.

“Itu Nan memakai Lancingan kuning, mantan menantu korban. Beliau sempat bersalaman berdua korban sebelum peristiwa,” tambahnya.

ketika ini, polisi Tetap memburu pelaku lainnya serta mendalami motif dan peran masing-masing internal kasus tersebut.

Dugaan Fana, langkah tersebut dikerjakan ciptakan menguasai harta milik korban.

Dari keluaran olah Loka peristiwa perkara (TKP), sejumlah barang berharga milik korban diinformasikan Lenyap.

Hal itu juga terlihat internal rekaman CCTv ketika pelaku melangkah keluar membawa tas ransel dan tas jinjing.

sebelum itu, korban terdeteksi tewas bersimbah darah di rumahnya, Rabu (29/4/2026) sinar.

Sebelum peristiwa, korban sempat diajak lelakinya ciptakan membayar pajak kendaraan, namun memutuskan tetap tinggal di Griya.

ketika itulah para pelaku terlihat dan mengerjakan langkah keji Nan berujung pada hilangnya nyawa korban.

“Polisi menjamin penyelidikan berikut dikerjakan ciptakan menyingkap seluruh pelaku dan network di kembali kasus pembunuhan ini,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *