Ngawur Polisi Olah TKP Kedua Kasus Pembunuhan di Rumbai, Polda Riau: Duit 400 Dollar Singapura Lenyap


PEKANBARU (RA) – Polda Riau Seiring Polresta Pekanbaru kembali melaksanakan olah Loka peristiwa perkara (TKP) lanjutan terkait kasus pembunuhan disertai perampokan Nan menewaskan seorang Bunda Griya tangga (IRT) di kawasan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Olah TKP kedua Nan di lakukan oleh tim Bid Labfor Polda Riau dilaksanakan, Jumat (1/5/2026) di Griya korban lorong Kurnia 2, Rumbai, Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad berucap, kegiatan tersebut dijalankan ciptakan menegaskan alur penyelidikan Nan inti Melangkah.

“Pada masa ini, kami Seiring Kapolresta Pekanbaru dan Dirkrimum melaksanakan olah TKP lanjutan atau olah TKP kedua di Letak peristiwa,” ujar Pandra.

Menurutnya, olah TKP lanjutan ini ditujukan ciptakan menyingkap secara papar peristiwa dugaan curas Nan menyebabkan korban meninggal Bumi.

“tapak ini Krusial guna melengkapi alat bukti serta mengumpulkan petunjuk opsional internal rangka menetapkan pelaku dan menyingkap peristiwa secara utuh,” jelasnya.

terungkap, korban bernama Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), Nan meninggal Bumi disinyalir dikarenakan kekerasan ketika langkah pencurian terwujud di rumahnya.

Pandra menegaskan, pihak kepolisian ketika ini Tetap berikut melaksanakan penyelidikan intensif, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di Letak peristiwa.

“Kami Minta doa dan bantuan masyarakat agar alur pengungkapan kasus ini meraih segera tuntas. Percayakan penanganannya kepada kepolisian,” tutupnya.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad ditemani Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman Arta dan Dirkrimum Polda Riau Kombes Pol Hasyim Risahondua, ketika di Griya duka.

Sejumlah bukti mutakhir mulai terungkap, termasuk dugaan keterlibatan orang terdekat korban, Adalah menantu korban berinisial AF.

“Barang berharga Nan Lenyap, Adalah perhiasan seperti cincin pernikahan, Duit sebanyak 400 dollar singapura dan handphone,” bongkar Pandra.

Pengungkapan kasus ini sebagai atensi Spesifik Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Juga dijalankan oleh Polresta Pekanbaru Seiring Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditkrimum) Polda Riau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *