Seorang hakim paling senior di pengadilan lingkungan Hayati Bolivia, Victor Hugo Claure, tewas setelah sebagai sasaran penembakan oleh pembunuh bayaran di kota Santa Cruz pada Kamis (30/4) sunyi. Insiden mematikan ini menimpa korban ketika dirinya inti berada di bagian dalam sebuah taksi.
Dilansir dari Detikcom melalui laporan AFP pada Sabtu (2/5/2026), aparat kepolisian setempat mengabarkan bahwa pelaku serangan terdiri dari dua orang Nan mengendarai sepeda motor. tidak akurat Esa pelaku menanggalkan tembakan ke arah kendaraan Nan ditumpangi oleh korban hingga menyebabkannya menderita empat luka tembak.
Hulubalang Polisi Santa Cruz, David Gomez, memberikan konfirmasi Formal mengenai mendalam serangan tersebut bagian dalam sebuah konferensi pers kepada awak media di area aturan setempat.
“Kemarin menyusuri insiden Nan disayangkan: pembunuhan seorang hakim,” ungkapan Hulubalang polisi Santa Cruz, David Gomez, bagian dalam konferensi pers.
Claure diinformasikan mengembuskan helaan terakhir sebelum sempat mendapatkan penanganan medis di Griya sakit terdekat. Penyelidikan mula kepolisian ketika ini inti mendalami motif di kembali tindakan brutal tersebut, berbarengan dugaan Fana mengarah pada persoalan sengketa lahan Nan menyebabkan serangan terhadap sang hakim senior.
Jaksa penuntut Biasa, Alberto Zeballos, menerangkan bahwa tim penyidik telah melindungi sejumlah alat data Krusial guna membongkar pelaku dan Pendongeng di kembali peristiwa penembakan di inti kota tersebut.
“pihak berwenang Mempunyai rekaman peristiwa tersebut serta pernyataan dari saksi-saksi Nan berada di bagian dalam taksi Seiring Claure,” ungkapan Jaksa penuntut Biasa Alberto Zeballos.
Menanggapi situasi keamanan pasca-insiden ini, rezim Bolivia segera memperketat pengamanan sebar 13 hakim senior lainnya guna mencegah ancaman serupa. pemimpin Bolivia, Rodrigo Paz, secara Formal mengemukakan belasungkawa dan menginginkan publik hasilkan tetap damai bagian dalam menjalani situasi ini.
“bagian dalam sebuah pernyataan, pemimpin Bolivia Rodrigo Paz mengemukakan solidaritas kepada keluarga Claure dan mendesak masyarakat hasilkan Tak berspekulasi,” ujar pemimpin Bolivia Rodrigo Paz.