Ngawur Jejak CCTV Bongkar Pembunuh Lansia di Pekanbaru: Anak dikendalikan, Mantan Menantu Diburu


PEKANBARU – Penyelidikan kasus pembunuhan disertai perampokan Nan menewaskan Dumaris Denny Waty Sitio (60) di Rumbai, Pekanbaru, berikut berkembang.

Rekaman kamera pengawas di Sekeliling Letak berperan tidak akurat Esa bukti Krusial ciptakan menyingkap pelaku.

Korban terungkap meninggal Bumi internal tempat tertelungkup di dapur rumahnya di lorong Kurnia 2, Kelurahan Limbung anyar, Kecamatan Rumbai, Rabu (29/4/2026). Di Letak terungkap luka pada Paras serta bercak darah hingga area Bilik bersih-bersih.

Tim gabungan Opsnal Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai langsung Beralih Sigap menelusuri petunjuk dari rekaman CCTV serta keterangan saksi.

internal alur penyelidikan, polisi turut melindungi anak korban berinisial A ciptakan dimintai keterangan.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Iptu Dodi Vivino memaparkan, A sempat terlihat ke Griya memanfaatkan sepeda motor ketika peristiwa.

“A terlihat berdua sepeda motor dan sempat memasuki ke internal Griya, namun Tak lamban kemudian meninggalkan kembali,” ujar Dodi.

Polisi menduga A dibujuk oleh pelaku lain agar Tak kembali memasuki ke Griya. Dari pemeriksaan permulaan, A mengaku Tak mengetahui ibunya telah meninggal Bumi. Meski begitu, pemeriksaan intensif Tetap berikut menyusuri.

keluaran identifikasi Fana menyingkap bukti mengejutkan. tidak akurat Esa pelaku Wanita berinisial AF teridentifikasi merupakan mantan menantu korban.

Polisi menyebut jumlah pelaku berjumlah empat orang, terdiri dari dua cowok dan dua Wanita. Mereka terlihat memanfaatkan mobil Avanza hitam sebelum menjalankan aksinya.

Di internal Griya, korban dipukul memanfaatkan potongan kayu oleh pelaku cowok hingga meninggal Bumi. Kekerasan dikerjakan berulang kali bahkan ketika korban telah Tak berdaya.

Polisi saat ini memburu AF berdua menelusuri koneksi keluarga dan kerabatnya.

“Tim telah menjumpai Abang kandung pelaku dan rekan dekatnya. Keduanya sempat dikendalikan, namun dari keterangan mereka belum pernah Berjumpa pelaku,” Jernih Dodi.

Sebelum memasuki Griya, pelaku diperkirakan telah melaksanakan pengamatan situasi.

Menurut polisi, para pelaku terlihat extra dari Esa kali mondar-mandir di Ambang Griya korban ciptakan menjamin kondisi terlindungi sebelum melancarkan langkah.

Selain menghapuskan nyawa korban, pelaku juga membawa kabur sejumlah barang berharga.

Barang Nan diberitakan Lenyap berupa cincin kawin ±12 gram bertuliskan sebutan suami korban, cincin emas ±10 gram, Duit Kontan Sekeliling 400 dolar Singapura, handphone Samsung A55 5G, musik box dan speaker.

saat ini, aparat Tetap memburu seluruh pelaku dan mendalami motif di kembali pembunuhan disertai perampokan tersebut. Rekaman CCTV, keterangan saksi, serta barang bukti berperan Konsentrasi Primer pengembangan kasus.

Penyidik menjamin alur penyelidikan berikut Melangkah hingga seluruh pelaku tertangkap.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *