Sumber gambar, Reuters
-
- Penulis, Hideharu Tamura
- mengabarkan dari, Tokyo
- Penulis, Kelly Ng
- mengabarkan dari, Singapore
-
Masa membaca: 11 menit
cowok Nan membunuh mantan Perdana pengelola Jepang, Shinzo Abe telah dijatuhi hukuman penjara seumur Hayati. Vonis pengadilan dijatuhkan tiga Separuh tahun setelah ia menembak Wafat mantan tokoh tersebut selama sebuah promosi di kota Nara pada 2022.
Tetsuya Yamagami sendirian mengaku bersalah atas kejahatan tersebut pada pembukaan persidangan tahun Lampau. Namun vonis ini telah memecah belah opini publik di Jepang.
lumayan melimpah orang menyaksikan cowok berusia 45 tahun itu sebagai pembunuh Bengis, tapi sebagian lain bersimpati pada latar belakang hidupnya Nan Susah.
Jaksa penuntut berucap, Yamagami layak dihukum penjara seumur Hayati atas “tindakan keji” Nan dilakukannya. Kasus pembunuhan Abe mengejutkan negeri Mentari terbir dikarenakan Nyaris Tak Eksis kejahatan senjata api.
Mencari keringanan hukuman, tim pembela Yamagami berucap Beliau Ialah korban “penyalahgunaan Religi”.
Keterikatan ibunya pada Gereja Unifikasi menyebabkan kebangkrutan keluarga, dan Yamagami meletakkan dendam terhadap Abe setelah menyadari Interaksi mantan tokoh tersebut berdua gereja Nan kontroversial.
Nyaris 700 orang mengantre di bagian luar Pengadilan Distrik Nara pada Rabu ciptakan menghadiri sidang vonis.
Mortalitas mengejutkan Abe ketika berpidato di sinar Bosor menimbulkan penyelidikan terhadap Gereja Unifikasi dan praktik-praktiknya Nan dipertanyakan, termasuk menginginkan sumbangan Nan menyebabkan kerugian secara finansial dari para pengikutnya.
Kasus ini juga membongkar Interaksi berdua politisi dari organisasi Liberal Demokratik Nan berkuasa di Jepang dan berujung pengunduran diri extra dari Esa pengelola kabinet.
Jurnalis Eito Suzuki, Nan meliput Nyaris Seluruh sidang pengadilan Yamagami, berucap Yamagami dan keluarganya tampak “tertekan oleh keputusasaan” sepanjang persidangan.
Yamagami “memancarkan Selera Capek dan pasrah terhadap Bumi”, ucapan Suzuki, Nan mulai menelusuri Gereja Unifikasi terpencil sebelum pembunuhan Abe Nan mengejutkan.

“Semuanya akurat. Tak Eksis keraguan bahwa Saya melaksanakan ini,” ucapan Yamagami berdua sungguh-sungguh pada masa pertama persidangannya pada Oktober 2025.
Berbekal senjata rakitan Nan dibuat memanfaatkan dua pipa logam dan lakban, ia menembakkan dua tembakan ke arah Abe selama acara promosi kenegaraan di kota Nara, Jepang barat, pada 8 Juli 2022.
Pembunuhan tokoh publik Jepang Nan paling dikenal ketika itu—Abe tetap berperan PM berdua Masa jabatan terlama bagian dalam sejarah Jepang—mengguncang Bumi.
Menuntut hukuman penjara Tak extra dari 20 tahun, pengacara Yamagami berpendapat bahwa kliennya Ialah korban “penyalahgunaan Religi”.

Ia membenci pelan-pelan gereja dikarenakan ibunya menyumbangkan asuransi jiwa dan aset lain mendiang ayahnya kepada gereja tersebut. Jumlahnya 100 juta yen (Rp10,7 miliar), demikian keterangannya di pengadilan.
Yamagami menuturkan kekecewaannya terhadap Abe setelah menyaksikan pesan video Abe di sebuah acara Nan terkait berdua gereja tersebut pada 2021. Tapi, ia mengklaim awalnya berencana menyerang para eksekutif gereja, bukan Abe.
Suzuki teringat ekspresi Tak yakin janda Abe, Akie, ketika Yamagami berucap, mantan tokoh itu bukanlah Sasaran utamanya. Ekspresinya “tetap terukir Jernih bagian dalam memori Saya,” ucapan Suzuki.
“Pernyataan itu menghantarkan Selera kejut, seolah-olah Beliau bertanya: Apakah suami Saya hanyalah alat Nan digunakan ciptakan menyelesaikan dendam terhadap organisasi keagamaan? Hanya itu saja?”
Sumber gambar, Reuters
bagian dalam pernyataan emosional Nan dibacakan di pengadilan, Akie Abe berucap kesedihan dikarenakan Mortalitas lelakinya “Tak akan pernah Lenyap”.
“Saya hanya Mau Beliau tetap Hayati,” katanya.
Didirikan di Korea Selatan, Gereja Unifikasi melangkah masuk ke Jepang pada 1960-an dan membina Interaksi berdua para politisi ciptakan memperbaiki pengikutnya, ucapan para peneliti.
Meskipun bukan Personil, Abe, seperti extra dari Esa politisi Jepang lainnya, kadang-kadang tampak bagian dalam acara Nan terkait berdua gereja.
Kakeknya, Nobusuke Kishi, Nan juga mantan PM, dikatakan tidak terpencil berdua Golongan tersebut dikarenakan pendirian anti-komunisnya.
Pada Maret 2025, pengadilan Tokyo mencabut kondisi gereja tersebut sebagai tubuh legalitas keagamaan.
bagian dalam pertimbangannya, pengadilan berucap gereja tersebut memaksa para pengikutnya mendapatkan barang-barang kokoh berdua mengeksploitasi ketakutan mengenai kesejahteraan spiritual mereka.
Gereja tersebut juga menuai kontroversi dikarenakan mengadakan upacara pernikahan massal Nan mengikutsertakan ribuan Kekasih.
Saudari Yamagami, Nan berperan saksi pembela selama persidangannya, memberikan kesaksian Sembari meneteskan air mata mengenai “keadaan mengerikan Nan dialami Beliau dan Kerabat-saudaranya”.
Hal ini merujuk pada keterlibatan Bunda mereka Nan mendalam berdua gereja tersebut, jejak Suzuki.
“Itu Ialah saat elok Nan sangat emosional. Nyaris Seluruh orang di galeri publik tampak meneteskan air mata,” katanya.
Sumber gambar, Getty Images
Namun, jaksa penuntut berpendapat Eksis “lompatan logika” mengenai Kenapa Yamagami memerintahkan kebenciannya terhadap gereja kepada Abe.
Selama persidangan, para hakim juga mengajukan Soal Nan menunjukkan bahwa mereka kesulitan memahami aspek pembelaannya ini.
Para pengamat juga terbelah pendapatnya mengenai apakah tragedi pribadi Yamagami mengakui pengurangan hukuman atas tindakannya.
“Susah ciptakan menolak kasus penuntutan bahwa Abe Tak langsung menyebabkan kerugian Yamagami atau keluarganya,” ucapan Suzuki.
Sumber gambar, Getty Images
Namun, ia yakin kasus Yamagami memaparkan bagaimana “korban masalah sosial terdorong ciptakan melaksanakan kejahatan serius”.
“Rantai ini harus diputus, kita harus akurat-akurat memeriksa Kenapa ia melaksanakan kejahatan tersebut,” ucapan Suzuki.
Rin Ushiyama, sosiolog di Queen’s University Belfast, memaparkan simpati terhadap Yamagami sebagian Akbar berakar pada “ketidakpercayaan dan antipati Nan meluas di Jepang terhadap Religi-Religi kontroversial seperti Gereja Unifikasi”.
“Yamagami memang merupakan ‘korban’ pengabaian orang Uzur dan kesulitan ekonomi Nan disebabkan oleh [Gereja Unifikasi], tetapi ini Tak memaparkan, apalagi mengakui, [tindakannya],” ucapan Ushiyama.
‘Religi generasi kedua’, kenegaraan dan anak Nan terabaikan
Yamagami menyetujui motif membunuh Abe dilatarbelakangi Golongan keagamaan.
Sejak pengakuan itulah, kalimat “Shukyo Nisei” berperan pola di antara warganet Jepang.
Secara harfiah istilah tersebut berarti “Religi generasi kedua”. Namun, Makna sebenarnya Ialah anak-anak Nan orang tuanya bergabung berdua Golongan keagamaan.
Federasi Keluarga ciptakan Perdamaian Bumi dan Unifikasi—Nan sebelum itu bernama Gereja Unifikasi Jepang—telah menegaskan bahwa Bunda Yamagami telah berperan Personil sejak 1998.
Beliau diberitakan bergabung setelah lelakinya bunuh diri, sehingga Beliau harus membesarkan tiga anak Nan Tetap Mini, sendirian.
Sumber gambar, Getty Images
Yamagami mengaku kepada kepolisian dirinya menyalahkan Golongan keagamaan tersebut dikarenakan Membikin bangkrut ibunya.
Menurut sejumlah pengacara Nan mewakili orang-orang Nan mengaku berperan korban, para pengikut Golongan tersebut kehilangan sedikitnya 5,4 miliar Yen (Sekeliling Rp594 miliar) selama lima tahun terakhir.
Namun, ketua organisasi Unit Jepang, Tomihiro Tanaka, menolak memaksa Seluruh anggotanya memberi sumbangan.
“Ini Ialah Golongan keagamaan Nan bermula di Korea Selatan, melangkah masuk Jepang pada 1960-an dan Mempunyai operasi penghasil Duit Nan sangat canggih,” ucapan wartawan bidang keagamaan, Eito Suzuki.
Sumber gambar, TOSHIFUMI KITAMURA/AFP
“Golongan ini telah menyebabkan masalah bagian dalam masyarakat melalui pemasaran berdua dorongan spiritual dan pernikahan massal. Namun secara kenegaraan, Golongan ini anti-komunis dan tidak terpencil berdua politisi konservatif Jepang,” tingkat Suzuki.
Ketua organisasi Unit Jepang, Tomihiro Tanaka, mengklaim kelompoknya telah berubah. Namun, para pengacara berucap lain. Mereka mengaku Tetap meraih lumayan melimpah keluhan soal Golongan itu.
Menurut wartawan bidang keagamaan, Eito Suzuki, Golongan itu menyerahkan pengikutnya ciptakan bekerja di kantor politisi.
Sumber gambar, EPA
Para pengacara Nan mewakili orang-orang Nan mengaku berperan korban, berucap Eksis ratusan pengikut bekerja ciptakan Personil parlemen pada 1990-an. Sering kali mereka Tak dibayar.
Anak-anak Nan orang tuanya Personil Golongan keagamaan Tak hanya kesulitan mendapat sokongan sosial, tapi juga merasakan kesukaran lain.
Yamagami berusia 41 tahun dan pengangguran. Beliau tergolong kalangan Nan dikenal di Jepang sebagai “telah Uzur tapi pengangguran”.
Beliau kesulitan mendapat pekerjaan tetap dan, Meski extra dari Esa tahun mengabdi sebagai personel Angkatan Pertahanan Jepang, Beliau bekerja serabutan.
Di Jepang, seseorang meraih diungkap tercapai Kalau lulus kuliah dan berperan pegawai tetap. Bahkan, Eksis golongan tim “pemenang” (kachi-gumi) dan tim “pecundang” (make-gumi).
Sumber gambar, Getty Images
Ketika latar belakang Yamagami terungkap, sejumlah warganet Jepang berdua Sigap mencap Beliau sebagai “tipikal pecundang”.
Apalagi lumayan melimpah tindak kejahatan keji di Jepang, seperti serangan Joker, dikerjakan oleh cowok pengangguran Nan Meletakkan dendam terhadap masyarakat.
“Ketika mereka Nan memerlukan Donasi telah Berjuang dan menginginkan sokongan, mereka diminta bekerja extra keras. Kalau itu Tak tercapai, keluarga mereka diharapkan menolong mereka,” ucapan Hiroto Watanabe dari lembaga swadaya masyarakat Posse, Nan berfokus pada kemiskinan kaum Belia dan masalah ketenagakerjaan.
Sumber gambar, Getty Images
“Namun, Kalau keluarga mereka berantakan dikarenakan alasan apapun, seperti kasus Yamagami, tiada Nan menolong mereka dan pada ketika itulah orang mengalami ditelantarkan masyarakat,” tambahnya.
Jepang Ialah tidak akurat Esa republik teraman di Bumi, tapi Eksis saja kasus kekerasan keji seperti Nan dikerjakan Yamagami.
Tindakan Yamagami telah mengomentari kalangan Nan mengalami diabaikan dan ditelantarkan masyarakat.
Siapa Shinzo Abe dan warisannya?
Shinzo Abe, perdana pengelola berdua Masa jabatan terlama di Jepang, dikenal dikarenakan policy kenegaraan bagian luar negerinya Nan pastikan dan taktik ekonomi khas – Nan Terkenal berdua Julukan “Abenomics”.
Abe, 67 tahun, Nan lumayan melimpah dideskripsikan sebagai nasionalis konservatif, memimpin organisasi kedaulatan Liberal (LDP) menuju kemenangan sebanyak dua kali.
Masa jabatannya sebagai perdana pengelola terbilang lekas—hanya setahun mulai 2006—dan kontroversial.
Namun pada 2012, Abe berperan kejutan kenegaraan ketika ia menjabat ciptakan kedua kali, dan berkuasa hingga 2020 ketika mengutarakan pengunduran diri dikarenakan alasan kesehatan.

Jepang inti merasakan resesi ketika ia mengakses Masa jabatan keduanya, dan policy ekonomi Nan diambilnya—dibangun pada pelonggaran moneter, stimulus fiskal, dan pembaharuan struktural—dipuji Bisa menumbuhkan kembali perekonomian Nan ketika itu sedang goyah.
Beliau juga menindak pemulihan kembali Jepang setelah diserang gempa bumi Akbar dan tsunami Nan menghantam Tohoku pada 2011, Nan menewaskan nyaris 20.000 orang dan berujung hancurnya reaktor-reaktor nuklir di PLTN Fukushima.
Abe susut dari jabatannya pada 2020 setelah berpekan-pekan spekulasi bahwa penyakit radang usus besarnya kambuh lagi. Penyakit ini juga Nan membuatnya mengundurkan diri pada 2007.
Sumber gambar, EPA
Setelah kemundurannya, Abe digantikan oleh orang dekatnya di organisasi, Yoshihide Suga, namun ia tetap berperan figur kenegaraan Nan kokoh di Jepang.
Sebagai putra mantan pengelola bagian luar negeri Shintaro Abe dan cucu dari mantan perdana pengelola Nobusuke Kishi, Abe lahir dari keluarga politisi.
Beliau kali pertama terpilih sebagai Personil parlemen pada 1993, dan pada 2005 berperan Personil kabinet ketika perdana pengelola Masa itu, Junichiro Koizumi, menunjuknya langsung ciptakan melengkapi letak Krusial sebagai kepala sekretaris kabinet.
Sejak itu, karier kenegaraan Abe melonjak berdua pesat dan ia dinobatkan sebagai perdana pengelola Jepang termuda pascaperang pada 2006.
Sumber gambar, Getty Images
Namun berbagai isu—termasuk hilangnya keterangan pensiun pegawai rezim, Nan Membikin Sekeliling 50 juta klaim terdampak—memukul pemerintahannya berdua keras.
Partainya, LDP, merasakan kekalahan Akbar bagian dalam pencoblosan majelis kokoh pada Juli 2007, dan pada September tahun Nan Baju Beliau mengundurkan diri dari jabatan dikarenakan penyakit radang usus.
Namun pada 2012, Abe kembali menjabat sebagai perdana pengelola. Beliau mengaku bahwa ia telah sembuh dari penyakitnya berdua serangkaian pengobatan.
Beliau berturut-turut terpilih kembali pada 2014 dan 2017, menjadikannya perdana pengelola terlama Jepang.
Sumber gambar, Reuters
Popularitasnya melonjak susut, namun pengaruhnya di bagian dalam LDP sangat Akbar, sehingga ia meraih mengubah ketentuan Nan membuatnya meraih berperan tokoh organisasi selama tiga kali Masa jabatan.
policy ekonomi khas Abe—Nan dikenal berdua identitas Abenomics—juga dipandang menolong Jepang memulihkan pertumbuhan ekonomi di Masa jabatannya Nan pertama.
extra dari Esa ketentuan bagian dalam policy ini antara lain, Etnis Kembang jangka pendek negatif Nan Membikin konsumen dan perusahaan extra terjangkau bagian dalam meminjam dan membelanjakan Duit, menaikkan pengeluaran rezim ciptakan infrastruktur, dan memberikan extra lumayan melimpah insentif keuangan seperti keringanan pajak.
Ia juga melaksanakan pembaharuan struktural Nan Membikin extra lumayan melimpah Wanita melangkah masuk bagian dalam angkatan kerja, dan memungkinkan extra lumayan melimpah pekerja migran guna menyusutkan tekanan tenaga kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi.
Namun usahanya ini mendapatkan tantangan Akbar ketika Jepang lagi-lagi merasakan resesi pada musim semi 2020.
Realita ini dan berbagai perlambatan lain menimbulkan Soal akan keefektifan pendekatan ekonominya.
Sumber gambar, Reuters
Popularitasn Abe makin merosot dikarenakan kekhawatiran publik atas caranya menindak pandemi Covid-19.
Para kritikus berucap programnya Nan mendukung pariwisata domestik berkontribusi bagian dalam kenaikan kasus terinfeksi.
Mereka juga menuduh berjanji-berjanji lain bagian dalam Abenomics—seperti memberdayakan pekerja Wanita, memberantas nepotisme, dan mengubah budaya kerja Nan Tak sehat—tak terpenuhi.
Di kancah segala, ia dikenal dikarenakan keberhasilannya mempertahankan Kerja Baju Trans-Pasifik—perjanjian perdagangan Akbar antara 11 republik—Seiring republik-republik lain, setelah AS mundur mendadak di bawah pemerintahan Trump.