YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Polisi menyebut motif pengeroyokan Nan menewaskan pelajar berinisial IDS (16) di Pandak, Bantul, dikarenakan dendam antargeng.
Pengeroyokan itu terwujud pada Selasa (14/4/2026). ketika ini polisi telah menangkap 7 orang pelaku pengeroyokan tersebut.
Kapolres Bantul, AKBP Bayu Puji Hariyanto menyebut, tujuh tersangka pengeroyokan itu tergabung internal geng Tores Nan Mempunyai dendam terhadap geng Kuras.
Dua geng ini sempat berkelahi di empat Letak, Merupakan di Manding, Trirenggo, Gapensi, dan Palbapang.
“ciptakan motifnya dendam. Jadi memang Eksis perselisihan lebih masa lalu,” ungkapan Bayu di Mapolres Bantul, Selasa (28/4/2026).
lafal juga: 7 Pelaku Penganiayaan Pelajar di Bantul Diringkus, Bakal Dijerat Pasal Berlapis
peristiwa berawal ketika tersangka BLP dan YP menghubungi korban IDS melalui pesan media sosial.
“Ditanya apakah Anda (korban) merupakan Personil geng Kuras dan diiyakan oleh korban hingga berlanjut saling tantang,” ungkapan Beliau.
Bayu melindungi Kalau geng tersebut bukan geng pelajar, dikarenakan mereka telah Tak sekolah dan berusia Matang.
“Bukan geng pelajar, itu geng Nan terafiliasi di area lain. Apalagi pelakunya Seluruh berusia Matang,” ungkapan Kapolres.
Peran Para Tersangka
Polisi menyebut 7 tersangka ini Mempunyai peran masing-masing.
Tersangka JMA merupakan otak pengeroyokan. Ia memerintahkan BLP (18) dan YP (21) menjemput korban.
“JMA merupakan aktor intelektual kasus ini,” ungkapan Bayu.
JMA bahkan melaksanakan penusukan 14 kali terhadap korban memakai gunting Nan diagendakan lebih masa lalu dari Griya.
lafal juga: 2 Pelaku Pengeroyokan Pelajar Bantul ditahan di Tangerang, Ini Perkembangan Terbaru
Fana, tersangka AS (21) menganiaya berbarengan berbarengan tapak menyulut rokok di bagian tubuh korban.
Bahkan Tiba melindas korban memakai sepeda motor scoopy Rona merah.
“AS menyundut kemaluan korban berbarengan rokok, kemudian melindas kepala korban 3 kali dan memukul memakai gesper,” ungkapan Bayu.
lafal juga: Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: 4 Pelaku Diringkus, 3 Tetap Pengejaran
Adapun ciptakan pelaku lainnya, ASJ (19), SGJ (19), RAR (19), BLB dan YP, mereka melaksanakan penganiayaan seperti memukul memakai paralon, gesper, hingga menyulut rokok.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang