Selasa 28-04-2026,16:00 WIB
ILUSTRASI Pembunuhan pada Pagi Buta di Gang Pragoto, Surabaya: Pelaku Buron Curanmor.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway –
Tersangka pembunuh Muhammad Jaiz, 57, di lorong Sencaki, Gang Pragoto, Surabaya, Kamis, 23 April 2026, juga buron curanmor. Panggilannya Cak Man, 45. Ia dibekuk polisi sehari setelah pembunuhan. Polisi sekali tangkap, dua tuduhan.
PEMBUNUHAN di Gang Pragoto pelampiasan dendam pelaku terhadap korban. Pelaku empat cowok. Namun, penikam korban berdua pisau Hanya Man. Tiga lainnya hanya mengawasi situasi di Griya korban.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto kepada wartawan menceritakan kronologi peristiwa. Penyerangan terhadap Jaiz di rumahnya (TKP pembunuhan) terjadi dua kali pada masa itu. Jaiz dan Man rekan lamban.
Man tinggal di rusun Sombo. Jaraknya tak Tiba 100 meter berdua Griya korban Jaiz. Mereka berteman sejak Tetap Mini.
Sekeliling pukul 05.00 WIB, Kamis, 23 April 2026, Jaiz di rumahnya didatangi remaja cowok inisial I, anak Man. I emosi kepada Jaiz dikarenakan katanya, Jaiz menggoda Wanita W, adik Man atau bibinya I.
lafal JUGA:Cowok-wanita Check In Hotel di Medan, Jadi Pembunuhan: Korban Terlalu Pasrah
lafal JUGA:Pembunuhan di Penyimpanan RSUD Majalaya, Bandung: Utang Mini Utang Akbar
Di pagi buta di kawasan padat penduduk itu I dan Jaiz ribut. Keributan didengar tetangga. Keributan berhenti setelah lumayan melimpah orang tetangga melangkah keluar Griya menyaksikan ke arah Griya Jaiz. Kemudian, I kesana.
Sekeliling sejam kemudian, tiba ke situ lagi empat cowok: Man dan para kerabatnya. Mereka mendatangi Griya Jaiz berdua Pola berpencar. Mungkin hasilkan mencegah kecurigaan tetangga.
Dua cowok berjaga di ujung Gang Pragoto. Sisanya, termasuk Man Nan membawa pisau, Melangkah memasuki ke gang. Man langsung memasuki Griya Jaiz, Esa cowok lagi menanti di Ambang Griya.
Man Berjumpa Jaiz, langsung menikamnya tiga kali. Tikaman kena leher dan dada. Jaiz bahkan tak sempat berteriak, langsung Anjlok ke lantai. Man dan kelompoknya langsung kabur. Mungkin Eksis tetangga tahu itu. dikarenakan, gang tersebut kecil dan padat Griya. Namun, tetangga tak nekat melerai, menyaksikan pelakunya empat.
lafal JUGA:Pembunuhan Motif Utang Rp2,4 Juta di Gondanglegi, Malang: Soal Unsur X pada Otak
lafal JUGA:Pembunuhan Alvaro Terungkap setelah Delapan purnama: Mata Rantai kabar Saksi
Jumat, 24 April 2026, Man dibekuk polisi di Griya kerabatnya di Sampang, Madura.
periksa Warta dan Artikel Nan lain di Google News
Sumber: