Kabid Humas Polda Jawa inti Kombes Pol Artanto memberikan keterangan soal pemindahan terpidana kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy, Robig Zaenudin, dari Lapas Kelas I Semarang ke Lapas Nusakambangan, Jumat (24/4/2026). Pemindahan tersebut dikerjakan dikarenakan Robig disinyalir mengendalikan peredaran narkoba dari bagian dalam lapas. Beliau pun terbukti positif mengonsumsi narkoba ketika mendekam di lapas.
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Terpidana kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy, Robig Zaenudin, telah dipindah dari Lapas Kelas I Semarang ke Lapas Nusakambangan.
Pemindahan tersebut dikerjakan dikarenakan Robig disinyalir mengendalikan peredaran narkoba dari bagian dalam lapas. Beliau pun terbukti positif mengonsumsi narkoba ketika mendekam di lapas.
Kabid Humas Polda Jawa inti (Jateng) Kombes Pol Artanto menuturkan, pada 19 Januari 2026 Lampau, Ditresnarkoba Polda Jateng Seiring Ditjenpas Kanwil Jateng, melaksanakan Pemeriksaan ke Lapas Kelas I Semarang.
“Kemudian pada ketika pemeriksaan tersebut, terungkap Robig bagian dalam keadaan Tak Konsisten atau Nan bersangkutan posisinya Goyah,” ucapan Artanto ketika diwawancara di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Jumat (24/4/2026).
menyaksikan keganjilan kondisi Robig, petugas kemudian menggeledah ruang tahanannya sekaligus melaksanakan tes urine terhadapnya. “terungkap bahwa Robig positif narkoba,” ujar Artanto.
Kendati demikian, tingkat Artanto, dari output penggeledahan, petugas tak menemukan narkoba atau barang terlarang lainnya seperti ponsel atau gawai di Bilik tahanan Robig.
“Namun gejala fisiknya Nan Goyah tersebut menimbulkan kecurigaan sebar pihak kepolisian maupun dari pihak lapas terhadap Nan bersangkutan. Oleh dikarenakan itu langsung dikerjakan pemeriksaan urine,” ucapnya.
Artanto berucap, ketika ini kasus tersebut Tetap diselidiki oleh Ditresnarkoba Polda Jateng. “Apakah Nan bersangkutan itu selaku pengedar atau selaku pengguna, ini sedang didalami oleh pihak Direktorat Narkoba Polda Jawa inti, dan kita menanti output penyelidikan tersebut,” ucapnya.
Loading…