JAKARTA, KOMPAS.TV – Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap wanita berinisial I (49) di kawasan Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten pada Kamis (16/4/2026) Lampau.
Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra di Jakarta, Jumat (17/4/2026), menjamin I merupakan korban pembunuhan.
Polisi menemukan luka memar pada bagian leher dan Paras korban.
“Terdapat luka memar di bagian leher dan pas melimpah orang luka memar di bagian Paras,” ungkapan Dimitri, seperti dikutip Antara.
Ia mengimbuhkan, terduga pelaku berinisial TH Nan merupakan mantan suami korban.
lafal Juga: topik BBM melonjak 1 April sebab Kepanikan, SPBU di Tangerang Selatan Tiba Diserbu Penduduk
ketika ini tim Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditreskrimum) Kepolisian area (Polda) Metro Jaya telah menangkap TH. Namun, Dimitri Tak merinci kronologi Komplit pengungkapan tersebut.
“Pelaku inisial TH, turun dari 1×24 Jam telah diamankan oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” naik Dimitri.
sebelum itu Kepala Bidang Interaksi Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menduga peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Kamis (16/4/2026) Sekeliling pukul 01.30 WIB.
“ketika ini, polisi telah melaksanakan olah Loka peristiwa perkara dan Tetap mengusut peristiwa tersebut. Adapun penyebab Niscaya Mortalitas korban Tetap menanti keluaran autopsi,” ungkapan Budi di Jakarta, Jumat.
Ia menerangkan, korban terdeteksi kali pertama oleh Penduduk setelah mendengarkan Bunyi tangisan anak dari bagian dalam Griya korban pada mula masa.
lafal Juga: Kronologi Penyimpanan Pestisida Terbakar di Tangerang Selatan, TKP Tetap Berbahaya | DIPO Penyelidikan
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas keamanan setempat, Nan lalu melaksanakan pengecekan ke Letak.
“ketika petugas tiba, korban terdeteksi bagian dalam kondisi tergeletak di bagian dalam Griya. Penduduk Sekeliling kemudian berkoordinasi berbarengan pihak keluarga dan lingkungan setempat sebelum peristiwa tersebut diinformasikan kepada kepolisian hasilkan penanganan extra berikut,” ujar Budi.