Ngawur Pria di Tangerang Selatan Peragakan 38 Adegan Pembunuhan Mantan Istri


Tersangka berinisial THA (41) memperagakan 38 adegan internal rekonstruksi kasus pembunuhan mantan istrinya, I (49), Nan digelar di Mapolda Metro Jaya pada Selasa (21/4/2026). Peristiwa maut tersebut lebih masa lalu terwujud di Perumahan Pondok Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan, pada Kamis (16/4).

Dilansir dari Detikcom, alur aturan ini menyingkap rangkaian tindakan kekerasan Nan dikerjakan Pria Nan akrab disapa Bang Tile tersebut hingga berujung korban jiwa. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus pelaku hanya kelebihan dari Esa jam setelah jasad korban terdeteksi.

Rekonstruksi memperlihatkan insiden bermula dari percekcokan antara THA dan I di Bilik setelah mereka kembali bekerja. Perselisihan memanas ketika korban menampar tersangka, Nan kemudian dibalas berbarengan tindakan mendorong, menjambak, hingga penyekapan oleh pelaku.

Tersangka berikut menganiaya korban Nan telah internal kondisi Tak berdaya di lantai hingga meninggal Bumi. Setelah menjaga korban tak bernyawa, THA menggasak perhiasan berupa Esa gelang dan dua cincin milik mantan istrinya tersebut.

Panit 1 Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Biasa Polda Metro Jaya AKP Pendi Wibisono menerangkan bahwa niat menguasai harta korban sebagai tidak presisi Esa bukti Nan tampak internal rekonstruksi ini.

“Temuan bukti anyar internal rekonstruksi ini terbukti bahwasanya tersangka berencana melaksanakan pembunuhan ini dan Mau menguasai harta dari korban,” ungkapan Pendi.

Pendi mengimbuhkan bahwa pelaku sempat melarikan diri ke kelebihan dari Esa Letak setelah memasarkan perhiasan korban di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, seharga Rp 1 juta.

“hasilkan uangnya digunakan hasilkan tersangka melarikan diri dari Palmerah, berikut ke Tanah mas, Tiba ke jalur Jombang. Digunakan hasilkan melonjak angkot, melonjak kereta, serta kendaraan Nan lain,” katanya.

Motif pembunuhan dipicu oleh Selera sakit jiwa dikarenakan tersangka dituduh berselingkuh dan adanya berjanji terkait pembagian keluaran penjualan Griya Nan belum terealisasi.

“hasilkan motifnya sendirian didasari oleh tersangka Nan sakit jiwa lantaran dijanjikan dari korban hasilkan Membikin restoran dari keluaran penjualan rumahnya, dan ketika itu juga tersangka ketahuan oleh korban selingkuh sehingga menimbulkan sakit jiwa berbarengan tersangka sehingga terwujud cekcok dan oleh itu tersangka Eksis niat hasilkan melaksanakan pembunuhan,” singkap Pendi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *