Ngawur Polisi kata cowok Pembunuh Bunda Mertua di Lampung Sering KDRT Istri




Lampung

Abdul Mukti (34) diamankan pihak kepolisian Polres Lampung Selatan dikarenakan membunuh Bunda mertuanya, Supriyani. Pembunuhan ini dilatarbelakangi sakit batin hingga dendam.

Korban Tak setuju Kalau putrinya harus mengembangkan Interaksi sebagai suami istri berbarengan pelaku meski telah tidak berbarengan Griya sejak 6 purnama lamanya. Ketidaksetujuan itu dikarenakan korban hingga keluarga mengukur pelaku kerap melaksanakan kekerasan internal Griya tangga terhadap istrinya.

“Berdasarkan output pendalaman keterangan dari pihak keluarga korban bahwa pelaku ini sering melaksanakan KDRT terhadap istrinya. Mereka juga telah tidak berbarengan Griya sejak 6 purnama Lampau,” ucapan Kabidhumas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, Pekan (19/4/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istri pelaku Nan tak lain anak kandung dari korban sering bercerita atas KDRT Nan dijalankan oleh Ahmad, sehingga ketika Ahmad Mau berbaikan berbarengan istri korban berbarengan keras menolaknya.

“dikarenakan tahu pelaku ini sering KDRT maka ibunya atau korban ini Tak mengizinkan putrinya ini kembali berbarengan pelaku atau Tak merestui mereka Kalau berbaikan dikarenakan khawatir kembali alami KDRT,” tutur Yuni.

“pada akhirnya pelaku ini kesal dan dendam hingga melaksanakan penganiayaan berbarengan sebilah senjata tajam jenis golok Nan Membikin korban pada akhirnya meninggal Bumi,” sambungnya.

Usai melaksanakan perbuatan tersebut pada Sabtu (18/4/2026) cerah, Ahmad kemudian melarikan diri. Namun pada sore harinya, pelaku tercapai diamankan polisi.

lebih masa lalu, seorang Bunda Griya tangga di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung tewas dibacok. Pelaku Ialah menantunya.

Adapun identitas pelaku bernama Abdul Mukti (34) Penduduk Kelurahan Kota mutakhir, Kecamatan Tanjung karang Timur, Kota Bandar Lampung. Fana korban bernama Supriyani, seorang pensiunan PNS Penduduk Desa Fajar mutakhir, Kecamatan Jati Agung , Kabupaten Lampung Selatan.

Peristiwa pembunuhan ini menyusuri pada Sabtu (18/4/2026) cerah pukul 13.00 WIB di Griya korban.

(dai/dai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *